Pantau Flash
Menhub: Jangan Pulang 1 November, karena Penuh Sekali
Mendag: Neraca Perdagangan RI Surplus dan Tertinggi
Jawa Tengah Bagian Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem
Formula 1 Bakal Mentas di Sirkuit Kota Jeddah Arab Saudi untuk Pertama Kali
Perancis Tingkat Keamanan ke Level Tertinggi Pasca Penusukan di Gereja

Mahfud MD: Apakah Penceramah Tidak Bersertifikat Akan Diturunkan Aparat?

Mahfud MD: Apakah Penceramah Tidak Bersertifikat Akan Diturunkan Aparat? Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengemukakan, sertifikasi bukan syarat seorang dai atau ulama bisa berkhutbah atau berceramah.

"Kalau sertifikasi ulama itu kan objeknya para ulama disertifikasi, kalau ini sifatnya pilihan mau dikasih ya, tidak juga tak apa-apa," katanya di Padang, Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Menag Fachrul: Penceramah Tak Bersetifikat Tidak akan Dilarang

Ia menambahkan bahwa sertifikasi juga tidak diwajibkan bagi penceramah, mereka bisa memilih untuk mengikuti atau tidak mengikutinya. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin sebelumnya menjelaskan bahwa sertifikasi penceramah tidak seperti sertifikasi profesi.

"Penceramah bersertifikat ini bukan sertifikasi profesi, seperti sertifikasi dosen dan guru. Kalau guru dan dosen itu sertifikasi profesi sehingga jika mereka yang sudah tersertifikasi maka harus dibayar sesuai standar yang ditetapkan," katanya.

Sertifikasi penceramah, menurut dia, adalah program yang akan dijalankan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh agama dan penghulu di lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang jumlahnya saat ini tercatat sekitar 50 ribu untuk penyuluh dan 10 ribu untuk penghulu.

Guna meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, ia menjelaskan, pemerintah akan menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi para penyuluh agama dalam hal zakat, wakaf, dan moderasi beragama serta memberikan sertifikat kepada mereka yang telah mengikuti kegiatan tersebut. Menurut dia program sertifikasi itu tidak bersifat mengikat.

Baca juga: Fadli Zon Soal Sertifikasi Penceramah: Mirip Cara-cara Kolonial Penjajah

Menteri Agama Fachrul Razi juga telah menegaskan rencana penceramah bersertifikat yang digulirkan tidak akan diikuti dengan kebijakan larangan penceramah yang tidak bersertifikat dilarang untuk berceramah.

"Apakah penceramah yang tidak bersertifikat akan diturunkan aparat? Tidak akan pernah. Tidak akan ada kebijakan bahwa penceramah yang berceramah harus bersertifikat," kata Fachrul, Selasa 8 September 2020.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: