Pantau Flash
Satgas Laporkan 5.910.921 Jiwa Warga Indonesia Telah Mendapatkan Vaksinasi Lengkap
Polisi Libatkan Interpol Buru Pria Mengaku Nabi ke-26
Kanada Kembali Laporkan Kasus Pembekuan Darah Akibat Vaksin AstraZeneca
Penerima Vaksin COVID-19 Bertambah 95.060 Menjadi Total 10.801.244 Orang
Fly Over Cakung Bakal Uji Coba Perdana pada 19 hingga 21 April

Mengapa SBY Tak Mencegah Konflik PKB saat Menjabat Presiden? Ternyata Ini Jawabannya

Headline
Mengapa SBY Tak Mencegah Konflik PKB saat Menjabat Presiden? Ternyata Ini Jawabannya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Pantau.com - Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief membeberkan alasannya soal permasalahan internal di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Andi, pemerintah era SBY tidak dapat melarang masalah internal PKB antara kubu Parung dan Ancol.

"Munaslub PKB masalah internal, tendensi kuat rekonsiliasi internal antara dua mandatoris, meski tidak berhasil," kata Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief dalam cuitannya yang dilihat Pantau.com, Minggu (7/3/2021).

Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Kirim Tim ke KLB Demokrat: Kalau Ada Kerumunan akan Dibubarkan!

"Itulah menurut saya mengapa SBY tidak mencampuri urusan internal PKB apalagi mensponsori," tulis Andi.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md mencontohkan persoalan internal PKB versi Parung dan Ancol saat era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mahfud menyampaikan pemerintah saat itu juga tidak dapat melarang karena persoalan itu menyangkut urusan internal PKB.

"Sama juga dengan sikap Pemerintahan Pak SBY ketika (2008) tidak melakukan pelarangan saat ada PKB versi Parung (Gus Dur) dan versi Ancol (Cak Imin). Alasannya, itu urusan internal parpol," ujarnya.

Baca juga: Ratusan Massa Datangi Arena KLB Demokrat, Pakai Baju Bertuliskan 'Moeldoko Ketua Umum'

Pernyataan itu merupakan respons Mahfud atas acara KLB Demokrat yang digelar di The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Sumut, sejak Jumat (5/3/2021) yang memutuskan Kepala KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: