Pantau Flash
Luhut Klaim Sektor Pariwisata Bisa Pulih dalam 10 Bulan Akibat COVID-19
Kemnaker: Ada 1,7 Pekerja Terdampak Pandemi COVID-19
Kemenkes Tegaskan Imunisasi Harus Jalan Selama Pandemi Korona
Jusuf Kalla: Fatwa MUI DKI 2001 Perbolehkan Salat Jumat 2 Gelombang
Gugus Tugas: Skema Herd Immunity Butuh Waktu yang Lama

Seorang Pria Ditangkap Usai Sebar Hoaks dengan Mencatut 'Istana Presiden'

Headline
Seorang Pria Ditangkap Usai Sebar Hoaks dengan Mencatut 'Istana Presiden' Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Seorang pria berinisial RD (48) ditangkap polisi lantaran menyebarkan informasi hoaks dengan mencatut nama "Istana Presiden".

"Seorang tersangka warga Babakan Madang Kabupaten Bogor ditangkap oleh tim Sat Reskrim Polres Bogor di Pandeglang Provinsi Banten," kata Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: Penyebar Hoax 'Pembunuhan Massal Berkedok Virus Korona' Ditangkap di Bogor

Menurutnya, penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan serangkaian penelusuran.

"Barangsiapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat (Pasal 14), dan atau dalam Pasal 15 yang berbunyi, barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat," paparnya.

Kata Benny, tersangka telah membuat keonaran di tengah pandemi virus korona COVID-19 melalui pesan hoaksnya yang sempat viral di media sosial Facebook dan WhatsApp.

"Atas perbuatannya, tersangka terancam pidana penjara di atas tiga tahun," terang Benny.

Baca juga: Pejabat Pemkot Bogor yang Positif COVID-19 Kondisinya Membaik

Penggalan pesan hoaks itu antara lain "Istana: Tidak ada lock down daerah, kepala daerah membuat aturan sendiri, akan dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga hukuman indispliner”.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: