Pantau Flash
Tidak Gunakan Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp150.000
Doni Primanto Joewono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI
Kasus Positif COVID-19 Jadi 76.981, Nol Kasus Baru di Sembilan Provinsi
Kelly Preston Istri dari John Travolta Meninggal Dunia
Penyanyi Rap Lil Marlo Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak

Sudah 5.000 Petugas Medis yang Diterjunkan ke Tengah Masyarakat

Sudah 5.000 Petugas Medis yang Diterjunkan ke Tengah Masyarakat Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Rabu (1/4/2020). (Foto: Antara/Livia Kristianti)

Pantau.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tidak kurang dari 5.000 petugas kesehatan dikerahkan ke masyarakat untuk memutus rantai wabah COVID-19.

Pernyataan itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yuri dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4/2020). "Ada 5.000 petugas kesehatan yang terjun di tengah masyarakat," katanya.

Petugas kesehatan itu sedang mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta faktor yang terkait di tingkat populasi penduduk berkaitan dengan virus corona (COVID-19).

Baca juga: COVID-19 Indonesia 1 April: 1.677 Positif, 103 Sembuh, dan 157 Meninggal

Yuri menyebutkan petugas juga dilengkapi dengan 4.727 alat tetes cepat (rapid test) untuk pengecekan awal virus COVID-19 dan menemukan kasus positif dalam rangka mencegah penularan.

Berdasarkan laporan sementara hingga Rabu sore, terdapat 6.500 sampel dikirim ke-34 laboratorium di Indonesia yang digunakan untuk menguji dan kemudian menentukan diagnosa dari pemeriksaan ini.

Yuri menyebutkan kegiatan tersebut akan memakan energi serta sumber daya manusia (SDM) yang cukup banyak. "Upaya ini akan terus kita lakukan," katanya.

Baca juga: Media Asing Soroti Penggunaan Disinfektan untuk Cegah Korona di Indonesia

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: