Pantau Flash
Penyidik Periksa Delapan Karyawan dalam Penyidikan Kebakaran Kejagung
Mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Dituntut Penjara Seumur Hidup
RSKI Pulau Galang Khusus Pasien COVID-19 Penuh
Pecah Rekor Lagi! Positif COVID-19 di Indonesia Tambah 4.465 Kasus
Prabowo Targetkan 1,4 juta Hektare Lahan Singkong di Akhir 2025

WN China yang Diisolasi di RSHS Bandung Kondisinya Kian Membaik

WN China yang Diisolasi di RSHS Bandung Kondisinya Kian Membaik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Foto: Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau.com - Salah seorang pasien WNA asal China yang diisolasi di Ruang Infeksi Khusus Kemuning (RIKK) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung karena diduga mengalami gejala virus korona, kondisinya mulai membaik.

Ketua Tim Infeksi Khusus RSHS, dr Yovita Hartantri, Selasa (28/1/2020) mengatakan kondisi pasien tersebut mulai membaik jika dilihat dari gejala sesak napas berat yang mulai hilang.

"Pasien pertama ini kondisi memang hanya demam dan nyeri tenggorokan dan kondisinya baik saat ini, kemungkinan besar ini baik dan mudah-mudahan bisa pulang," kata Yovita di RSHS Bandung.

Baca juga: Dirut RSHS Minta Masyarakat Tenang Hadapi Isu Virus Korona

Dia memprediksi, pasien tersebut yang sekarang tengah dirawat kemungkinan besar negatif terpapar virus corona. Pasalnya, kata dia, pasien tersebut pulang ke Indonesia sejak 12 Januari.

Ketika hari ini tidak ada gejala yang menunjukkan pasien itu terjangkit, maka besar kemungkinan hasil laboratorium di Litbangkes Kementerian Kesehatan akan menunjukkan negatif.

"Karena kan sudah lebih dari 14 hari (masa inkubasi). Kalau sampai sekarang sudah masuk 15 hari, sudah lebih. Dan kalau memang negatif (hasil Litbangkes) akan dipulangkan," kata Yovita.

Baca juga: Pekerja Kereta Cepat Indonesia-China Diduga Terpapar Virus Korona

Sedangkan untuk pasien kedua yang merupakan WNI asal Bandung, menurutnya kondisinya juga sudah membaik dibandingkan ketika datang pertama kali ke RSHS. Namun, pasien ini menurutnya masih harus bernapas menggunakan alat bantu.

"Pasien sudah ada kontak. Tekanan daerah dan pernapasan baik. Demam juga tidak ada, dan hasil pemeriksaan lab ke arah perbaikan," kata dia.

Sementara ini, kata dia, pihak RSHS masih menunggu hasil dari Litbangkes untuk menentukan tindak lanjut penanganan terhadap dua pasien tersebut.

"Kami sudah ada proses pengiriman menggunakan form sampel, jadi untuk menyatakan hasil positif atau negatif harus melihat formnya dulu," katanya.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: