Bejo Susu Jahe Merah Bejo Susu Jahe Merah
Pantau Flash
PTUN Perintahkan Anies Baswedan Buka Kembali Diskotek Golden Crown
Fraksi PKB-PSI Tolak Raperda Depok sebagai Kota Religius
Kejagung Periksa Empat Pejabat OJK Terkait Kasus Jiwasraya
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk DKI Jakarta
Bupati Bogor Cari Pihak yang 'Amankan' Konser Rhoma Irama di Pamijahan

WNA Ukraina Terjebak Selama 6 Hari di Bekas Tempat Penampungan Air di Bali

Headline
WNA Ukraina Terjebak Selama 6 Hari di Bekas Tempat Penampungan Air di Bali Proses evakuasi warga Ukraina yang terjatuh ke dalam bekas tempat penampungan air di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (6/6/2020). (Foto: Humas Polsek Kuta Selatan)

Pantau.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina bernama Roberts Jacob Matthew (29) terjebak selama enam hari di dalam bekas tempat penampungan air yang berada di kebun warga, Jalan Alila Blimning Sari, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

"Dari keterangan masyarakat, bahwa korban terjatuh ke dalam bekas tempat penampungan air yang tingginya hampir 5 meter, sudah sekitar enam hari. Sedangkan untuk penyebabnya kenapa bisa terjatuh, masih kita selidiki dulu," kata Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus saat dikonfirmasi di Badung, Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: Tewaskan 4 Orang, Helikopter Jatuh di Kendal Sempat Terbakar Hebat

Ia menjelaskan sekitar pukul 11.45 wita, seorang warga sedang mencari makanan sapi di kebun dekat rumahnya, kemudian mendengar suara orang berteriak-teriak meminta tolong.

Bekas tempat penampungan air tersebut jaraknya sekitar 100 meter dari jalan raya, dan lokasi di sekitar tempat tersebut sunyi.

"Setelah mendengar suara minta tolong, lalu warga ini menuju lokasi yang menjadi sumber suaranya, setelah sampai ternyata ada warga negara asing berada di tempat penampungan air itu. Saat itu juga langsung menghubungi pihak berwenang untuk melakukan evakuasi," jelas Yusak.

Baca juga: 2 Pria dan 1 Wanita Jalani Hukuman Cambuk di Aceh

Sekitar pukul 13.35 wita tim Basarnas Bali bersama Polsek Kuta Selatan, Babinkamtibmas Desa Pecatu, serta masyarakat setempat mengevakuasi korban dan diperkirakan korban mengalami cedera.

Dalam proses evakuasi, korban diangkat ke luar dari tempat penampungan air memakai tangga, kemudian korban mendapatkan tindakan awal dan diangkat menggunakan tandu. Lalu, korban dibawa ke RS BIMC Nusa Dua untuk penanganan lebih lanjut.

"Korban tidak kuat menggerakkan badannya, sehingga oleh warga setempat inisiatif memberikan makanan dan air minum kepadanya. Selain itu juga informasi dia di sana sudah enam hari," ucap Yusak.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: