Pantau Flash
CEO Leipzig Bantah Soal Transfer Timo Werner ke Chelsea
Jubir Presiden Kazakhstan Positif COVID-19
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907

CEO F1 Buka Suara Terkait Kompetisi Musim Ini

Headline
CEO F1 Buka Suara Terkait Kompetisi Musim Ini CEO Formula 1 Chase Carey di sesi jumpa pers setelah pengumuman pembatalan Grand Prix Australia di Melbourne (13/3/2020) (Foto: Reuters/Tracey Nearmy)

Pantau.com - CEO Formula One (F1) Chase Carey berharap musim balapan 2020 bisa dimulai pada pertengahan tahun ini, dengan revisi kalender yang terdiri dari 15 hingga 18 balapan.

Delapan seri awal di kalender F1 2020 yang dijadwalkan telah terdampak pandemi virus korona, mulai dari Australia, Bahrain, Vietnam, China, Belanda, Spanyol, dan Monako, yang akhirnya memutuskan tak akan menjadi tuan rumah grand prix tahun ini. Kemudian seri Azerbaijan yang baru saja diputuskan ditunda pada Senin waktu setempat.

Baca juga: Imbas Pandemi Korona, Penerapan Regulasi Baru F1 Mundur Satu Tahun

Namun demikan Carey bersikeras jika musim balapan akan dapat dimulai. Kendati mengaku saat ini tak memungkinkan untuk mendapat gambaran akan seperti apa jadwalnya.

"Sementara saat ini tak ada yang bisa memastikan kapan situasi membaik, ini akan membaik dan ketika demikian, kami akan siap untuk membalap lagi. Kami sangat berkomitmen untuk membawa musim balapan 2020 kepada para penggemar," kata Carey seperti dikutip laman resmi Formula 1, Selasa.

"Kami dan mitra kami sangat berharp musim ini bisa mulai suatu saat di musim panas nanti, dengan kalender yang direvisi antara 15-18 balapan."

Dampak pandemi virus korona jenis baru atau COVID-19 juga telah memaksa F1 memajukan sesi jeda musim panas dari Agustus ke Maret dan April dengan harapan bisa menyelesaikan seri balapan yang tertunda tanpa libur di tengah padatnya jadwal.

Sebelumnya FIA juga telah memutuskan untuk menunda penerapan regulasi baru di 2021.

"Menyediakan jadwal spesifik belum memungkinkan saat ini karena situasi yang mudah berubah tapi kami harap bisa memberi wawasan yang lebih jelas dari situasi ini kepada setiap negara tuan rumah, juga tentang masalah-masalah terkait perjalanan di negara-negara itu, dalam beberapa bulan mendatang."

Baca juga: Le Mans 24 Hours Ditunda hingga September

Jika musim balapan tahun ini bisa dimulai pada musim panas nanti Carey berharap bisa menuntaskan seri terakhir yang ada di kalender pada akhir bulan November.

Kanada yang dijadwalkan digelar pada 14 Juni nanti kemungkinan menjadi seri pembuka jika tak ada perubahan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: