Pantau Flash
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia

Manchester City Tawarkan Etihad Stadium Jadi Markas Tim Medis COVID-19

Headline
Manchester City Tawarkan Etihad Stadium Jadi Markas Tim Medis COVID-19 Ilustrasi pemain City di Etihad Stadium. (Foto: Reuters/Phil Noble)

Pantau.com - Juara bertahan Liga Premier Inggris Manchester City telah menawarkan penggunaan Etihad Stadium mereka kepada Layanan Kesehatan Nasional Britania (National Health Service) untuk melatih para dokter dan perawat selama krisis virus korona.

Dilansir dari Goal, Senin (30/3/2020), City dikabarkan telah menawarkan ruang eksekutif stadion dan ruang konferensi untuk membantu NHS dengan pelatihan dokter dan perawat selama pandemi ini.

Baca juga: Ronaldo Cs Sepakat Potong Gaji Selama 4 Bulan Imbas Korona

Dengan sepak bola Inggris tidak akan bergulir setidaknya hingga 30 April, City mempersilahkan fasilitas mereka digunakan untuk memerangi COVID-19.

Langkah ini mengikuti banyak klub besar di seluruh Eropa yang mempersilahkan fasilitas mereka untuk digunakan dalam memerangi virus korona.

Sebelumnya, Real Madrid telah mengumumkan niat mereka untuk menyiapkan stadion Santiago Bernabeu sebagai pusat untuk menyimpan persediaan medis dan bagi organisasi serta bisnis untuk membuat sumbangan uang atau materi dalam perjuangan berkelanjutan melawan pandemi ini.

Baca juga: Jika Tidak Bergulir Juni, UEFA Beri Sinyal Kompetisi Eropa 'Hilang'

Pekan lalu, Manchester United dan Manchester City bersatu untuk menyumbang 100.000 poundsterling (sekitar Rp1,99 miliar) bagi orang yang membutuhkan dalam krisis ini.

Seperti diketahui, terdapat 11.600 kasus yang dikonfirmasi positif virus korona di Inggris, dengan 578 laporan kematian akibat virus tersebut. Korona juga telah menginfeksi Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Pangeran Charles.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: