Pantau Flash
Rano Karno Terima Uang Rp1,5 Miliar dari Tubagus Chaeri Wardana?
Mahathir Mohamad Mundur Sebagai Perdana Menteri Malaysia
WNI di Diamond Princess: Pak Jokowi, Jangan Biarkan Kami Mati Perlahan
Asap Tebal Selimuti Gedung DPR RI
Melonjak Rp5.000, Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi

5 Tanda di Wajah yang Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan

5 Tanda di Wajah yang Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan Ilustrasi wajah. (Shutterstock)

Pantau.com - MRI dan sinar-X digunakan oleh dokter di seluruh dunia untuk mendiagnosis semua jenis penyakit dan penyakit. Tetapi apakah Anda pernah berpikir tentang metode apa yang digunakan pada zaman kuno untuk diagnosis? 

Mereka menggunakan wajah sebagai sumber utama  untuk mendeteksi penyakit. Sesuai dengan ajaran Ayurvedic yang disebut "Pemetaan Wajah", mereka akan menganalisis setiap bagian dari wajah karena setiap bagian terkait dengan organ tertentu dalam tubuh.

Lalu apa saja yang bisa dideteksi di wajah? Dilansir dari laman Bright Side, berikut adalah beberapa penyakit yang bisa dilihat dari tanda pada wajah.

Baca juga: 8 Manfaat Pijat Wajah Bagi Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

1. Pertumbuhan rambut yang berlebihan

Ilustrasi pertumbuhan rambut di wajah. (Foto: Shutterstock)

Salah satunya rambut di wajah menjadi perhatian utama, wanita sering menghabiskan banyak waktu dan uang untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan dari wajah mereka. Jika Anda salah satu dari wanita-wanita ini, mungkin ada masalah kesehatan yang mendasarinya.

Rambut wajah dan rambut di bagian tubuh lain yang tampak gelap dan kasar bisa disebabkan oleh kondisi yang disebut hirsutisme. Jenis rambut ini memiliki hubungan dengan hormon pria tertentu, dan bisa juga turun temurun. Masalah ini sebagian besar ditemukan pada wanita keturunan Mediterania, Asia Selatan, dan Timur Tengah.

2. Kulit pucat

Ilustrasi kulit pucat. (Foto: Shutterstock)

Perubahan warna kulit bukan masalah biasa. Banyak orang dengan keluhan pucat disarankan untuk diperiksa anemianya. Namun, masalah ini mungkin membutuhkan sedikit perhatian. Jika pucat itu terlokalisasi, artinya ada di satu bagian tubuh tertentu seperti wajah atau anggota tubuh, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Pucat bisa disebabkan oleh berkurangnya aliran darah, kadar oksigen yang rendah dalam tubuh atau berkurangnya jumlah sel darah merah. Pucat juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan seperti kurangnya paparan sinar matahari, radang dingin atau tekanan darah yang sangat rendah.

3. Bibir pecah-pecah

Ilustrasi bibir. (Foto: Shutterstock)

Kita semua mendapatkan bibir pecah-pecah dari waktu ke waktu sebagai akibat dari kekeringan dan dehidrasi yang berlebihan. Namun, bibir pecah-pecah mungkin masalah kesehatan yang lebih serius daripada yang Anda kira. Jika bibir Anda tidak membaik meskipun telah menjalani beberapa perawatan, kondisinya bisa lebih serius.

Bibir pecah-pecah yang persisten juga bisa disebabkan oleh cheilitis atau virus herpes. Cheilitis disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan, sehingga terbentuk garis putih tipis di garis bibir. Jika tidak diobati, cheilitis dapat berubah menjadi kanker kulit. Virus herpes dapat menyebabkan luka merah di sekitar bibir bersama dengan kulit yang kering dan mengelupas. Virus ini menular dan harus dianggap serius.

Baca juga: 6 Tanda Penuaan pada Kulit Wajah yang Tak Boleh Diabaikan

4. Tahi lalat

Ilustrasi tahi lalat. (Foto: Shutterstock)

Tahi lalat dianggap pertumbuhan tidak berbahaya pada tubuh manusia. Namun, saat Anda melihat tahi lalat muncul entah dari mana, perhatikan lebih dekat. Setiap tahi lalat yang asimetris, memiliki rambut yang tumbuh darinya, memiliki warna atau berdiameter lebih dari 6 milimeter, Anda harus meminta dokter memeriksanya.

Namun, ada kabar baik! Jika Anda menemukan jumlah tahi lalat ekstra, itu bisa membantu Anda tetap awet muda lebih lama.

5. Kantung mata dan bengkak di sekitar mata

Ilustrasi kantung mata. (Foto: Shutterstock)

Mata yang bengkak biasanya berhubungan dengan sulit tidur. Cobalah untuk tidur siang yang ringan dan terapkan jadwal tidur yang lebih ketat. Jika masalah masih berlanjut, mungkin ada masalah mendasar. 

Kebengkakan bisa disebabkan oleh penumpukan cairan di bawah kelopak mata Anda. Alasan untuk ini bisa karena alergi atau asupan garam yang tinggi. Kondisi itu bisa lebih dibesar-besarkan dalam cuaca panas dan lembab.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: