Pantau Flash
DPR RI Setujui Perppu Pilkada Menjadi Undang-Undang
Putar Ekonomi Dalam Negeri, Pertamina Gandeng 3 BUMN
OMG! Utang Garuda Indonesia Capai Rp31,9 Triliun
Peserta UTBK SBMPTN Bersuhu Tubuh di Atas 37,5 Derajat Tak Boleh Ikut Ujian
Presiden Jokowi Optimistis Defisit Anggaran Dapat Menyusut di 2023

6 Mitos Seputar Kehamilan yang Sering Beredar di Masyarakat

6 Mitos Seputar Kehamilan yang Sering Beredar di Masyarakat ilustrasi. (Foto: iStock)

Pantau.com - Seringkali seorang wanita dikelilingi oleh banyak mitos dan cerita tentang bagaimana agar bisa cepat hamil. Dari makan jenis makanan yang tepat hingga mengikuti posisi bercinta tertentu, seorang wanita yang ingin hamil memikirkan segala hal yang ada di benaknya.

Akan mengejutkan mengetahui bahwa ada banyak mitos seputar gagasan untuk hamil. Dari kisah-kisah istri lama hingga pemikiran pribadi, mitos-mitos ini sangat populer dan juga dapat memengaruhi wanita mana pun dengan sangat mudah. Jadi, jika Anda ingin hamil, Anda perlu tahu tentang mitos.

Mitos yang terkait dengan hamil sangat banyak. Misalnya, dikatakan bahwa pasangan harus bercinta setiap hari untuk membantu hamil. Namun, itu semua tergantung pada masa subur wanita itu..

Tahukah Anda bahwa 14 hari setelah menstruasi mungkin baik untuk hamil, namun itu bukan cara yang paling akurat untuk memprediksi kesuburan.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan, hanya sekitar 30 persen wanita yang subur selama 10 hingga 17 dari siklus menstruasi mereka. Banyak pasangan mengikuti mitos ini untuk hamil.

Wanita terutama berpikir bahwa mereka tidak bisa hamil ketika mereka sedang menstruasi. Yah, itu adalah mitos populer tentang hamil karena Anda mungkin hamil bahkan ketika Anda sedang menstruasi. Berikut adalah mitos paling umum tentang kehamilan.

Baca Juga: Jangan Asal Tidur, Posisi Tidur Ini Berbahaya Bagi Ibu Hamil

1. Hari Subur

Banyak pasangan berpikir bahwa wanita dapat hamil dengan mudah dan hanya selama masa suburnya. Seorang wanita dapat hamil kapan saja sperma bersentuhan dengan sel telur.

2. Tanggal Ovulasi

Wanita berpikir bahwa ovulasi terjadi hanya setelah periode 14 hari. Namun, tergantung pada sekresi hormon, seorang wanita bahkan dapat berovulasi 2-3 hari setelah menstruasi.

3. Seks Sehari-Hari

Pasangan mengikuti mitos ini untuk hamil. Berhubungan seks setiap hari bisa menjadi alasan tetapi, Anda bisa hamil kapan saja sehingga tidak dibatasi untuk melakukan hubungan seks secara teratur. Apalagi jumlah dan kualitas sperma berkurang jika Anda berhubungan seks setiap hari. Ini pada gilirannya mengurangi kemungkinan sperma bergabung dengan sel telur.

4. Posisi Khusus

Ini adalah mitos lain tentang hamil. Posisi seks membantu Anda hamil karena membantu telur melakukan perjalanan ke sistem reproduksi wanita. Berbaring rata setelah berhubungan seks selama sekitar lima menit mungkin membantu untuk hamil.

Baca Juga: Benarkah Makan Kacang Selama Hamil Bisa Sebabkan Bayi Alergi?

5. Tentukan Jenis Kelamin

Ada banyak kisah istri lama yang dapat membantu memprediksi jenis kelamin bayi. Itu semua dilakukan atas dasar melihat benjolan bayi.

6. Orgasme

Adalah Suatu Keharusan Ini adalah mitos aneh dan lucu tentang hamil. Orgasme wanita tidak diperlukan untuk hamil karena semuanya tergantung pada proses pembuahan.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - SIG

Berita Terkait: