Pantau Flash
Alami Pneumonia Akibat Korona, Musisi jazz Ellis Marsalis Meninggal Dunia
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal

Benarkah Makan Kacang Selama Hamil Bisa Sebabkan Bayi Alergi?

Benarkah Makan Kacang Selama Hamil Bisa Sebabkan Bayi Alergi? Ibu Hamil Makan Kacang. (Foto: istock)

Pantau.com - Hasil penelitian dari Sekolah Kedokteran Mount Sinai di New York City menyebut, anak dari ibu yang makan banyak kacang selama kehamilan dapat meningkatkan resiko berkembangnya alergi terhadap kacang-kacangan.

Dalam temuan itu di sebutkan, semakin banyak ibu memakan kacang saat periode kehamilan, maka semakin besar pula kemungkinan berkembangnya alergi kacang pada anak mereka.

Tetapi belum jelas bila konsumsi kacang oleh ibu dapat menyebabkan alergi yang serius dan berpotensi fatal hingga menyebabkan kematian, saat ini hanya ditemukan satu persen dari seluruh anak.

Baca Juga: Benarkah Anak Pertama Lebih Rentan Terkena Alergi?

Mereka melakukan penelitian pada lima tempat di seluruh AS dengan melibatkan lebih dari 500 bayi yang berusia antara tiga hingga 15 bulan yang kemungkinan memiliki alergi susu atau telur tetapi tidak diketahui memiliki alergi kacang. Karrena kebanyakan dari mereka belum pernah mencoba makan kacang.

Penelitian yang diterbitkan kedalam "Journal of Allergy and Clinical Immunology", menemukan lebih dari seperempat menunjukkan reaksi kuat terhadap uji sensitivitas kacang, pada anak yang ibunya mengonsumsi kacang selama kehamilan dan memiliki tiga kali kemungkinan yang menunjukkan potensi alergi.

Semakin banyak kacang dimakan perempuan saat hamil, semakin tinggi pula kemungkinan positif alergi pada anaknya, meski mengonsumsi kacang saat menyusui tidak terlihat memberi pengaruh besar.

Baca Juga: Cegah Alergi Kacang dengan Beri Makan Kacang pada Anak Sejak Dini

Sicherer dan tim penelitinya mencatat bahwa riset tersebut tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat yang jelas, dan anak-anak dalam penelitian tersebut hanya menjalani hasil uji darah untuk sensitivitas kacang, yang tidak sama dengan mendiagnosa alergi seperti pada umumnya.

Petunjuk untuk konsumsi kacang pada ibu hamil telah berubah-ubah selama 10 tahun terakhir.

Akademi Pediatri Amerika mengeluarkan rekomendasi bahwa perempuan disarankan menghindari kacang selama hamil dan menyusui bila salah satu orang tua atau saudara kandungnya ada yang memiliki alergi.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: