Pantau Flash
KSAD Andika Perkasa: Klaster COVID-19 Secupa AD dari Ketidaksengajaan
Ada 1.671 Kasus Baru di RI, Total Infeski COVID-19 Capai 74.018
Polda Metro Sebut Editor Metro TV Yodi Prabowo Tewas Dibunuh
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba ke MK
Euforia Turki Resmikan Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid

Benarkah Bermain Game 'Call of Duty' Hilangkan Stres Saat Pandemi Korona?

Benarkah Bermain Game 'Call of Duty' Hilangkan Stres Saat Pandemi Korona? Call of Duty (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Di tengah-tengah pandemi COVID-19, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan kampanye #PlayApartTogether bersama para pemimpin industri game untuk mendukung mereka yang melakukan isolasi diri atau karantina di rumah.

Sebagian orang selama di rumah mencari beragam hiburan termasuk bermain video game untuk membantu terhubung dengan teman-teman dan komunitas, salah satunya melalui game 'League of Legends' dan 'Call of Duty: Modern Warfare'. Tapi pertanyaanya adalah, bisakah game ini mengatasi stres?

Baca juga: 5 Game Ini Cukup Asik untuk Menunggu Waktu Berbuka Puasa

Dokter spesialis neurofeedback dan pendiri Evolve Brain Training di Dubai, Upasana Gala mengatakan di tengah kondisi COVID-19 yang tak menentu, menyelesaikan tugas tertentu dan mengendalikan hasilnya menawarkan asupan dopamin yang membuat Anda merasa senang.

"Ketika seorang individu tidak dapat mengendalikan apa yang terjadi di sekitar mereka, menyelesaikan tugas tertentu dan mengendalikan hasilnya dalam permainan menawarkan dopamin, membuat kita merasa senang bisa menyelesaikan sesuatu," kata dia seperti dilansir Arab News.

Menurut Gala, bermain game bisa mengaktifkan bagian otak yang kurang terstimulasi, memberikan motivasi untuk mencapai tujuan tertentu, mendorong rasa diri, dan meningkatkan pembelajaran dan memori.

"Bahkan, jumlah yang wajar dari permainan biasanya direkomendasikan dalam terapi untuk depresi klinis," kata dia.

Sebuah studi tahun 2017 yang dilakukan peneliti University of California, Davis menemukan, video gim meningkatkan kontrol kognitif dan berpotensi digunakan untuk mengobati depresi.

Baca juga: Remake Game Terlaris 'Residen Evil 4' Akan Rilis 2022

Manfaat tambahan game juga mencakup peningkatan dalam pemecahan masalah, konsentrasi dan keterampilan sosial.

Gala menyarankan agar para gamer yang mendapati diri mereka menghabiskan banyak waktu bermain video game selama masa isolasi diri menganalisis apakah hobinya itu merupakan bentuk pelepas stres.

"Jika Anda menemukan diri Anda menggunakan video game untuk melarikan diri dari kenyataan dan menghindari menghadapi masalah, Anda menciptakan lingkaran setan. Kuncinya menggunakan permainan video secara seimbang, sebagai penghilang stres," saran dia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: