Pantau Flash
Pelaku Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka
Ilham Saputra Ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Ketua KPU
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 28 September
Positif COVID-19 Betambah 4.071, Total Menjadi 252.923 Kasus
Pendapatan Negara Turun 13,1 Persen, hingga Agustus Capai Rp1.034,1 T

Kepala Selalu Terasa Nyeri? Ketahui Dulu 5 Fakta Tentang Migran

Kepala Selalu Terasa Nyeri? Ketahui Dulu 5 Fakta Tentang Migran Ilustrasi. (iStock)

Pantau.com - Migrain adalah kondisi neurologis yang dapat menyebabkan banyak gejala yang ditandai dengan sakit kepala hebat dan kuat. Migrain dapat terjadi pada masa kanak-kanak atau mungkin tidak terjadi sampai awal masa dewasa. 

Wanita lebih rentan terhadap sakit kepala migrain daripada pria. Ada banyak fakta menarik tentang migrain. Salah satunya adalah migrain dapat terjadi jika Anda memiliki riwayat keluarga, yang merupakan salah satu faktor risiko paling umum. Namun, migrain berbeda dari sakit kepala lainnya.

Migrain sama sekali berbeda dari sakit kepala lainnya karena gejalanya seperti mual atau muntah, kepekaan terhadap cahaya, memburuknya sakit kepala dengan aktivitas fisik yang rendah, dan sebagainya Dokter berkeyakinan bahwa penyebab migrain terkait dengan perubahan aliran darah di area otak tertentu. Dilansir Boldsky, berikut adalah fakta-fakta tentang migran yang sering dialami banyak orang.

Baca juga: Selain Enak, 5 Makanan Ini Dipercaya Ampuh Meredakan Sakit Kepala

1. Olahraga membantu mencegah nyeri migrain

Ilustrasi (Pixabay)

Melakukan olahraga teratur seperti berjalan atau berlari akan berhasil, bersama dengan pengobatan harian atau latihan relaksasi. Ini akan membantu dalam menangkal migrain. Dalam sebuah penelitian, dokter menemukan sesi keringat dapat mengurangi hormon stres yang memicu sakit kepala.

2. Migrain terkait dengan menstruasi

Ilustrasi (iStock)

Hormon-hormon yang mengendalikan siklus menstruasi juga berkontribusi terhadap migrain. Banyak wanita mulai mengalami migrain baik ketika mereka mengalami menstruasi pertama atau ketika mereka hamil. Hormon yang bekerja selama menstruasi sering mengubah tingkat keparahan dan frekuensi migrain.

3. Obat migrain dapat menyebabkan sakit kepala 

Ilustrasi (Pixabay)

Jika Anda meminumnya lebih dari tiga kali per minggu itu akan menyebabkan sakit kepala. Setiap kali Anda menelan pil, Anda mungkin mengalami periode lega yang lebih singkat. Tetapi, pada akhirnya, migrain Anda akan menjadi kronis yang akan memakan waktu berminggu-minggu untuk hilang.

Baca juga: Sering Sakit Kepala Sebelah? Atasi dengan 5 Langkah Mudah Ini

4. Antidepresan dapat membantu mengobati nyeri migrain. Bagaimana?

Ilustrasi (Pixabay)

Bahan aktif dalam beberapa antidepresan mengubah tingkat bahan kimia di otak Anda. Ini mengurangi risiko terkena migrain, bahkan jika Anda tidak mengalami depresi.

5. Migrain juga bisa terjadi tanpa sakit kepala

Ilustrasi (Pixabay)

Jika Anda tidak merasakan sakit yang berdenyut, ini mungkin masih berupa migrain. Gejala lain seperti muntah, mual, dan konstipasi juga bisa terjadi. Beberapa ahli percaya bahwa demam, pusing, atau sakit juga bisa menjadi tanda-tanda migrain bebas sakit kepala lainnya.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: