Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemulangan Empat Jenazah PMI Asal NTT dari Malaysia Kembali Ingatkan Bahaya Pekerja Migran Nonprosedural

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemulangan Empat Jenazah PMI Asal NTT dari Malaysia Kembali Ingatkan Bahaya Pekerja Migran Nonprosedural
Foto: Petugas bersama keluarga mengangkat peti jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT setibanya dari Malaysia, di Kupang, Senin 9/3/2026  (sumber: ANTARA/Yoseph Boli Bataona)

Pantau - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur memfasilitasi pemulangan empat jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia ke daerah asal masing-masing di NTT pada Senin, 9 Maret 2026 di Kupang.

Empat jenazah pekerja migran tersebut berasal dari beberapa kabupaten di NTT.

Jenazah yang dipulangkan masing-masing atas nama Martinus Beding dari Kabupaten Lembata.

Reni Anakapu dari Kabupaten Sumba Timur.

Ferdinandus Bria dari Kabupaten Malaka.

Martha Tualaka dari Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Penyuluh Hukum Ahli Muda BP3MI NTT Yonas Bahan mengatakan "Hari ini terdapat empat jenazah yang dipulangkan, sehingga sejak Januari 2016 total sudah 32 jenazah PMI asal NTT yang dipulangkan dari Malaysia. Semuanya masih didominasi oleh pekerja migran non-prosedural".

Tiga PMI Tidak Terdaftar dalam Sistem BP3MI

Berdasarkan data BP3MI, tiga dari empat jenazah pekerja migran tersebut tidak terdaftar dalam sistem BP3MI.

Ketiganya dikategorikan sebagai pekerja migran nonprosedural atau ilegal.

Sementara satu pekerja migran bernama Matius Beding tercatat berangkat melalui BP3MI Kalimantan Utara.

Yonas Bahan mengatakan "Terkait hak-hak Matius, BP3MI akan berkoordinasi dengan keluarga untuk mengurus berbagai hak yang mungkin ada, termasuk kemungkinan klaim asuransi dan proses administrasi lainnya".

Proses Pemulangan Jenazah ke Daerah Asal

BP3MI NTT juga memfasilitasi proses pemulangan jenazah ke daerah asal masing-masing.

Jenazah dari Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Malaka dipulangkan langsung ke kampung halaman menggunakan mobil jenazah.

Jenazah dari Kabupaten Lembata direncanakan dipulangkan menggunakan kapal Pelni KM Tidar dari Kupang menuju Lewoleba pada Selasa, 10 Maret.

Jenazah dari Kabupaten Sumba Timur pada hari yang sama langsung dikoneksikan dengan penerbangan Wings Air untuk diterbangkan ke Sumba Timur.

Yonas Bahan mengatakan "Sementara jenazah dari Sumba Timur hari ini akan langsung dikoneksikan dengan penerbangan Wings Air untuk diterbangkan ke Sumba Timur".

BP3MI NTT mencatat pada tahun 2026 pemulangan jenazah PMI asal NTT paling banyak berasal dari Kabupaten Ende.

Kemudian disusul Kabupaten Malaka dan Flores Timur.

Selanjutnya Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Pemerintah Imbau Calon PMI Berangkat Secara Resmi

Pemerintah mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar berangkat melalui jalur resmi.

Yonas Bahan mengatakan "Karena itu, kami dari pihak pemerintah tetap mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar berangkat secara resmi".

Calon pekerja migran diingatkan agar mencari informasi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di kabupaten atau kota masing-masing.

Informasi tersebut penting agar calon pekerja migran dapat berangkat secara prosedural dan bekerja dengan aman di luar negeri.

Penulis :
Shila Glorya