Pantau Flash
Kemenperin Berkomitmen Kawal Investasi di Indonesia
Nissan Pastikan Tutup Pabrik di Indonesia
Pemerintah Segera Terbitkan Protokol Latihan dan Kompetisi Olahraga
Dinkes Jakpus Pendatang Tanpa SIKM Harus Tes Swab Biaya Sendiri
Upacara Tetap Digelar di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020

Malam Paskah, Andrea Bocelli Akan Bernyanyi di Katedral Duomo yang Kosong

Malam Paskah, Andrea Bocelli Akan Bernyanyi di Katedral Duomo yang Kosong Andrea Bocelli (Foto: YouTube)

Pantau.com -  Musikus Italia, Andrea Bocelli akan bernyanyi di Katedral Duomo, Milan pada hari Minggu Paskah, berharap untuk menyatukan orang-orang yang terisolasi selama pandemik virus korona baru (Covid-19).

Dilansir Reuters, Bocelli akan tampil melalui siaran langsung yang ia sebut bukanlah sebuah konser, melainkan nyanyian doa-doa.

"Duomo akan benar-benar kosong. Ini, dengan sendirinya, sudah membuat situasi tidak normal," katanya kepada Reuters dalam wawancara dengan Skype.

Baca juga: Artis Disney Jennifer Stone Turun Tangan Rawat Pasien Covid-19

"Ini tidak akan menjadi konser atau pun pertunjukan, melainkan akan menjadi doa. Tidak penting siapa yang hadir secara fisik, namun mereka yang ingin bersamaku secara rohani pada saat itu," ujarnya menambahkan.

Bocelli hanya akan ditemani oleh seorang pemain organ katedral, Emanuele Vianelli.

Vianelli akan memainkan salah satu organ pipa terbesar di dunia dan melakukan repertoar karya-karya sakral termasuk 'Sancta Maria' karya Pietro Mascagni.

Acara tersebut akan disiarkan di kanal YouTube Bocelli pada 12 April pukul 17.00 GMT, atau 13 April pukul 00.00 WIB.

Bocelli, yang yayasan pribadinya membantu orang-orang yang berjuang dengan kemiskinan dan buta huruf, mengatakan bahwa ia juga khawatir mengenai pandemik ini.

"Saya tidak begitu khawatir tentang virus itu sendiri, tetapi saya khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya," katanya.

Baca juga: Legenda Musik Country John Prine Meninggal Dunia Akibat Korona

Di negara seperti Italia, yang telah menghadapi banyak kesulitan ekonomi sebelum berjangkitnya virus korona pada bulan Februari, masalah-masalah seperti pengangguran skala besar kemungkinan akan menjadi lebih buruk dengan bisnis yang macet.

"Jadi, buat negara ini bangkit kembali dari masalah besar. Dan kita akan memiliki banyak orang dalam kesulitan. Saya harap saya salah, tetapi saya takut akan seperti itu," katanya.

"Tentu saja, kita semua harus berusaha, masing-masing dengan kemampuan terbaiknya dan dia, dan kita akan membutuhkan beberapa orang yang bijaksana dan tercerahkan untuk membimbing kita," ujar Bocelli.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: