Pantau Flash
Teror Ular Kobra Mulai Masuk Apartemen Cengkareng
Menhan Prabowo Kunjungi China Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan
Jokowi Dijadwalkan Akan Lakukan Kunjungan ke Ibu kota Baru Besok
Draft Omnibus Law Perpajakan Akan Diserahkan Pekan Ini
Puan: Omnibus Law Akan Dibahas di 2020

5 Pemain Berlabel Wonderkid tapi Gagal Bersinar, Ada Jadi Gangster

5 Pemain Berlabel Wonderkid tapi Gagal Bersinar, Ada Jadi Gangster Ilustrasi gangster. (Foto: Daily Star)

Pantau.com - Setiap tahunnya, para pencinta sepakbola selalu dikejutkan dengan talenta-talenta muda yang lahir di cabang olahraga si kulit bundar tersebut. Setelah kemunculan dua pemain fenomenal, yakni Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, beberapa tahun terakhir para penikmat sepakbola berhasil dimanjakan dengan penampilan striker muda Perancis, Kylian Mbappe.

Ya, di usia yang bahkan baru genap 20 tahun, Mbappe bisa dibilang menjadi salah satu pemain muda paling sukses. Ia meraih tiga gelar Ligue 1, satu Coupe de France, serta membawa Timnas Perancis menjadi juara dunia 2018 Rusia.

Namun apakah kegemilangan Mbappe di usia muda bisa terus berlanjut hingga tua seperti halnya Ronaldo dan Messi? Mengingat ada beberap pemain yang sewaktu muda disebut-sebut sebagai ‘The Next Maradona’ atau ‘The Next Pele’ justru tidak mengalami perkembangan.

Berikut Pantau.com merangkum lima pemain potensial yang gagal bersinar.

1. Adriano

Adriano jadi gangster. (Foto: Express.co.uk)

Brasil memang bisa dikatakan merupakan negaranya sepak bola. Tidak sedikit pemain-pemain bertalenta yang lahir dari Negeri Samba tersebut. Seperti legenda hidup Pele, Ronaldo Nazario, hingga Ronaldinho.

Pada awal 2000, muncul pemain muda Brasil yang baru berusia 17 tahun namun memiliki naluri menyerang yang mematikan. Adalah Adriano Leite yang berhasil menembus tim utama Flamengo di usia muda.

Ketajamannya pun berhasil menarik hati raksasa Italia, Inter Milan untuk menebusnya dengan mahar senilai 7 tujua Euro pada 2001. Setelah sempat dipinjamkan ke Fiorentina dan AC Parma, pemain Rio de Janeiro ini kerap kali disebut sebagai penerus Ronaldo Nazario.

Namun kariernya justru meredup pada pertengahan 2000 karena mengalami depresi dan kecanduan alkohol. Ia dikabarkan mengalami depresi setelah sang ayah meninggal pada 2004 silam. Bahkan, ia sempat menjadi gengster.

Baca juga: Miliki Pekerjaan Tak Mudah, Ini Deretan 5 Agen Pesepakbola Terbaik Dunia

2. Fredy Adu

Fredy Adu. (Foto: Express.co.uk)

Sejak pertama kali muncul pada 2014 dan berhasil menembus Timnas Amerika Serikat dua tahun berselang, nama Freddy Adu kerap dijuluki sebagai ‘The New Pele’. Kemahiran mengolah si kulit bundar, dan memiliki perawakan yang mirip, memang tidak berlebihan jika publik memberikan julukan tersebut.

Sayangnya ekspektasi masyarakat dunia tidak berbanding lurus dengan kenyataan yang terjadi. Karier Adu justru meredup saat memasuki usia 27 tahun. Meski sempat dibeli Benfica, ia justru lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai pemain pinjaman. Kini, penggawa 30 tahun tersebut tidak memiliki klub tempatnya bermain.

3. Frederico Macheda

Federico Macheda ketika membela Man United. (Foto: DailyStar)

Datang dari akademi Manchester United, Macheda sempat membuat panggung Theatre of Dreams bergemuruh hebat saat membawa The Reds Devils membungkam Aston Villa pada debutnya bersama tim senior di musim 2008-2009.

Baca juga: 5 Pesepakbola Bermuka Boros, Salah Satunya Ada yang Alami Banget

Bahkan saat itu, Sir Alex Ferguson sempat menganggap Macheda sebagai 'talenta fantastis'. Namun anggapan tersebut seolah menghilang di telan bumi. Nyatanya Macheda hampir tidak pernah lagi mengenakan seragam Manchester United.

Macheda justru lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai pemain pinjaman sebelum The Reds Devils benar-benar melepasny dengan status free transfer ke Cardiff City pada musim 2014-2018. Kini, peain 27 tahun tersebut tengah mencoba peruntungannya kembali bersama Panathinaikos.

4. Bojan Krkic

Bojan Krkic. (Foto: Marca)

Jebolan akademi La Masia ini sejatinya sempat 'menggeser' Lionel Messi dari posisi awal sebagai winger kiri di Barcelona pada musim 2007-2008. Pemain yang saat itu masih berusia 17 tahun tersebut bahkan mampu mengemas 10 gol di musim perdananya.

Bahkan pelatih Barca saat itu, Frank Rijkaard sempat menyebutnya sebagai harta karun. Namun setelahnya, pemain kelahiran 1990 ini tidak bisa mencapai dua digit gol baik selama di Barca, maupun setelah hijrah AS Roma, Ajak, maupun Stoke City.

5.Royston Drenthe

Drenthe gagal bersama Real Madrid. (Foto: AS)

Drenthe sejatinya sempat mencuri perhatian dengan tampil apik bersama Feyenoord dan Timnas Belanda U-21. Namun ia justru lebih banyak mengalami masalah dalam karier sepak bolanya.

Drenthe dikabarkan pernah mengancam Feyenoord jika tidak melepasnya ke Real Madrid pada 2007 silam. Meski sempat bermain bagus bersama El Real, penampilannya justru menurun setelahnya.

Drenthe bahkan sempat memutuskan untuk pensiun pada 2016 untuk menekuni dunia tarik suara sebagai rapper. Namun ia sempat kembali dan bergabung dengan Xerxes DZB Zondag serta Sparta Rotterdam setelahnya. Kini, ia kembali tidak memiliki klub.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: