Forgot Password Register

Ada Peran Mantan Ketua KPK di Balik Penyerahan Diri Eddy Sindoro

Taufiequrrahman Ruki (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati) Taufiequrrahman Ruki (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Mantan bos Lippo Group Eddy Sindoro telah menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat pagi (12/10/2018). Eddy yang telah berstatus tersangka KPK sejak November 2016 itu terjerat perkara suap panitera pengganti dalam pengajuan Peninjauan Kembali ke PN Jakarta Pusat.

Kepulangan Eddy ke Indonesia, setelah buron hampir dua tahun ternyata melibatkan peran mantan Ketua KPK jilid I Taufiequrrahman Ruki. Keterlibatan Taufiq bermula saat dirinya dihubungi oleh salah satu jaringannya di luar negeri sekitar dua pekan lalu. 

"Saya dihubungi oleh seorang jaringan saya yang menyatakan ada DPO KPK atas nama ESI berkeinginan untuk menyerahkan diri kepada KPK. Saya kan polos aja kalau mau serahkan diri ya datang saja ke KPK. Karena kasusnya sendiri saya tidak tahu. Kasus ini terjadi setelah saya keluar jadi pimpinan KPK," cerita Taufiq saat konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan Jumat (12/10/2018). 

Baca juga: Kisah Pelarian Eks Bos Lippo, dari Singapura hingga Myanmar

Namun melalui komunikasi itu, Taufiq diberi tahu bahwa Eddy ingin menyerahkan diri asalkan mendapat pendampingan dari aparat kepolisian. Diketahui ketika itu Eddy berada di Singapura. Setelah itu Taufiq pun berkoordinasi dengan KPK dan menanyakan konstruksi perkara Eddy.

Berdasarkan pemaparan KPK, Taufiq menyebut jika tersangka berada di luar negeri dan ingin menyerahkan diri bisa melalui kedutaan negara setempat. 

"Setelah itu saya menghubungi pihak atase polisi RI di Singapura. 'Ini ada orang di Singapura ingin menyerahkan diri tolong dibantu'. Kemudian atase polisi di Singapura itu menghubungi KPK. Dan tadi malam ESI menyerahkan diri," paparnya.

Taufiq menolak dirinya disebut sebagai mediator kepulangan Eddy ke Indonesia. Menurut Taufiq dirinya bisa terlibat lantaran memiliki jaringan. Ia juga mengaku tidak mengenal Eddy juga tidak mengetahui kasus yang menjeratnya. 

Baca juga: Lama Jadi Buron, Eks Bos Lippo Group Menyerahkan Diri ke KPK

Terkait permintaan pendampingan dari Sindoro, Taufiq juga tidak mengetahui apakah yang bersangkutan merasa terancam. Hingga membutuhkan pendampingan saat menyerahkan diri. 

"Saya bukan mediasi hanya diminta konsultasi. Saya juga enggak tahu (apakah Eddy terancam). Konstruksi perkara saya juga enggak tau. Pihak jaringan saya menyatakan untuk meyakinkan (Eddy Sindoro) datang sudah aman, saya minta muncul di KPK," tambahnya. 

Eddy Sindoro pun telah tiba di Gedung KPK di Jakarta Selatan sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ini ia masih menjalani proses pemeriksaan. Menurut Taufiq saat dibawa ke Jakarta, Eddy dalam kondisi sehat. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More