Pantau Flash
Selamat Tinggal.... Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki Stop Operasi
Ketua MPR: UU Buatan DPR dan Pemerintah Banyak yang Salahi UUD 1945
Bom Bunuh Diri Terjadi di Ibu Kota Afghanistan, 63 Orang Tewas
Pratu Sirwandi, Prajurit TNI Korban Penembakan KKSB di Papua Gugur
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014

Ada Senjata Api saat Penangkapan Umar Kei, Ini yang Akan Dilakukan Polisi

Ada Senjata Api saat Penangkapan Umar Kei, Ini yang Akan Dilakukan Polisi Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Polisi bakal mendalami kepemilikan senjata api yang ditemukan berbarengan dengan narkotika jenis sabu saat penangkapan terhadap Umar Kei di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, pada Senin lalu, 12 Agustus 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan dalam penanganan senjata api itu akan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Nantinya, penyidik akan mendalami tujuan dari Umar Kei yang memiliki senjata tersebut.

Baca juga: Ketua Front Pemuda Muslim Maluku Diciduk Narkoba, Senjata Api Juga Disita

"Tentunya nanti kita dalami kembali daripada kegiatan tersebut dan untuk senjata api akan kita serahkan ke Reskrimum untuk kita lakukan penyidikan," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Selain itu, penyelidikan itu juga akan melibatkan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) dengan tujuan mengetahui apakah senjatanya itu rakitan atau pabrikan.

"Nanti itu Labfor yang mengetahuinya. Itu Labfor dan bukan kita kasat mata. Nanti labfor yang menyampaikannya," singkat Argo.

Baca juga: Pesinetron Rio Reifan Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Diberitakan sebelumnya, Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Kei dicokok polisi lantaran kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Hotel Amaris, Senen, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Dalam penangkapan itu, polisi tak hanya mengamankan lima paket sabu. Sebab sepucuk senjata api jenis revolver juga berhasil disita.

Atas perbuatannya, Umar dijerat dengan Pasal 112, 114, 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 jo Undang-Undang darurat No 12 tahun 1951.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional