Pantau Flash
Bamsoet: Ada Tiga Partai Belum Setuju Amandemen UUD Hanya untuk GBHN
Mentan SYL Bakal Isolasi Daerah yang Terjangkit Virus Hog Cholera
Ada Transaksi Bisnis 22,63 Triliun dalam Ajang ISEF 2019
Setelah Ahok, Kini Giliran Mantan Komisioner KPK Temui Erick Thohir
Indra Sjafri Coret Empat Pemain Timnas U-22

Akhirnya Wilayah Kalimantan Ini Diguyur Hujan Lebat, Warga: Alhamdulillah!

Akhirnya Wilayah Kalimantan Ini Diguyur Hujan Lebat, Warga: Alhamdulillah! Warga Kalimantan senang dengan turunnya hujan (Foto: Antara)

Pantau.com - Akhiri kemarau panjang akhirnya wilayah Pulau Kalimantan ini merasakan derasnya diguyur hujan. Hal itu bisa terlihat dari sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat sore, diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat.

"Alhamdulillah hujan turun cukup lebat sehingga bisa membasahi sejumlah wilayah di daerah kita yang sedang dilanda kekeringan," kata Adel Army warga Jalan Diponegoro Kota Palangka Raya, Jumat (20/9/2019).

Baca Juga: Warga Kalimantan Siap-Siap, BMKG Prediksi Hujan Akan Turun di Waktu Ini

Dia mengatakan, dengan diguyurnya hujan di sejumlah wilayah kota semoga saja kebakaran lahan dan hutan serta debu-debu jalanan hilang, karena hampir sebulan lebih daerah tersebut tidak pernah turun hujan.

Menurutnya dengan adanya hujan ini sangat berharap hujan seperti ini bisa turun beberapa kali, sehingga kabut asap pekat di daerah itu bisa selesai.

"Dengan turunnya hujan ini, semoga saja permasalahan Karhutla serta debu-debu jalanan bisa hilang," tuturnya.


Sementara itu, warga Jalan Jati, Norman mengatakan, ia bersama rekan-rekan sangat bersyukur dengan turunnya hujan di wilayah Kota Palangka Raya, sebab aktivitasnya selama ini sangat mengganggu pernapasan.

"Selama kemarau dan adanya bencana kabut asap pekat di kota kita ini, banyak aktivitas di luar rumah yang harus kami batasi seperti bermain sepak bola, santai di luar rumah serta hal lainnya," kata dia.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, hujan yang mengguyur Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut merata ke sejumlah wilayah di daerah itu.

Bahkan durasi hujan yang turun dengan intensitas rendah itu kurang lebih satu jam. Dengan turunnya hujan tersebut, kondisi jalanan yang berdebu lumayan menghilang, namun mengeluarkan aroma menyengat akibat lahan terbakar.

Air yang mengalir di atap rumah juga berwarna kuning, diduga lantaran hinggapan debu dari Karhutla yang terjadi di wilayah setempat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya memprediksi sejumlah wilayah di Kalteng berpotensi hujan selama sepekan ini.

"Berdasarkan data yang diperoleh, potensi hujan di wilayah Kalimantan Tengah secara umum diprediksi terjadi pada 20-27 September 2019," kata prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya, Cindi Arnelta.

Secara khusus dia menerangkan pada Jumat 20 September hujan lokal berpotensi terjadi di wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Gunung Mas, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kapuas.

Baca Juga: Video Hujan Buatan Guyur Sejumlah Wilayah di Riau, TMC pun Sukses

Kemudian pada Sabtu 21 September hujan lokal juga akan terjadi di wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Gunung Mas, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kapuas.

Hujan tersebut diperkirakan terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang, sementara wilayah yang lainnya diperkirakan juga berpotensi berawan dan juga berasap.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: