Forgot Password Register

Headlines

Anti Ribet, Isi Saldo e-Money Sekarang Bisa di Loket Kantor Pos

Anti Ribet, Isi Saldo e-Money Sekarang Bisa di Loket Kantor Pos PT Pos menyediakan jasa top up untuk uang elektronik (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Layanan pembayaran non tunai kini kian masif digunakan di masyarakat. Salah satunya yakni, uang elektronik. Terutama pasca kebijakan pembayaran tol dengan uang elektronik.

Nah untuk sobat Pantau yang juga menggunakan uang elektronik, sekarang PT Pos juga menyediakan jasa top up untuk uang elektronik lho. Tapi saat ini layanannya baru bekerja sama dengan layanan uang elektronik dari Bank Mandiri yakni e-money.

Bank Mandiri bersinergi dengan PT Pos Indonesia (Persero) memperluas layanan top up Mandiri e-money untuk mengakselerasi gerakan nasional non tunai.

"Cashless transaction sudah jadi bagian kehidupan kita. Pakai toll cahsless, (juga) parkir, belanja di ritel, semua pakai cashless. Jadi kalau semua kita kesana (cashless), uang tunai akan berkurang sehingga semua pakai cashless," ujar SEVP Consumer and Transaction Bank Mandiri Jasmin dalam acara yang digelar di Kantor Pos Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2018).

Baca juga: Busyet! Gaji Presiden Bank Dunia Bisa Buat Beli Mobil Mewah Tiap Bulan!

Peresmian kerjasama layanan ini dilakukan oleh Direktur Keuangan PT Pos lndonesla (Persero) Eddy Santosa dan SEVP Consumer and Transaction Bank Mandiri Jasmin, di Kantor Pos Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Dengan kerjasama ini, Bank Mandiri secara bertahap akan menempatkan mesin pembaca (reader) e-money di loket-loket Kantor Pos di seluruh Indonesia. Rencananya, layanan top up e-money ini akan dapat dinikmati pada 3.000 loket Kantor Pos. 

"Melalui kerjasama ini, pengguna layanan pos yang merupakan pemegang mandiri e-money akan dapat melakukan transaksi top up secara tunai di jaringan loket Kantor Pos. Harapan kami, langkah ini dapat semakin mensoslalisasikan penggunaan uang elektronik ke berbagal lapisan masyarakat, termasuk para pengguna jasa Kantor Pos," kata Jasmin. 

Baca juga: Profesi Guru di Negara Ini Ketat, Nilaimu Rendah Tak Ada Harapan! Sorry...

Sementara itu Direktur Keuangan PT Pos lndonesia (Persero) Eddy Santosa menjelaskan, bahwa keberadaan outlet Pos lndoenesia saat ini berjumlah lebih darl 4.800 (operated by own) dan 24.500 titik layanan dan agen Pos yang terkoneksi secara real time online. 

"Penerapan ini bisa sangat meluas karena ini bagian bukan hanya semata operasional binsis tapi misi kita bersama. PR kita memang berharap bisa meningkatkan pelayanan untuk aktif memperluas cakupan di seluruh Indonesia," katanya. 

 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More