Forgot Password Register

Asian Games Semakin Dekat, PBSI Fokus Jaga Kondisi Fisik Pemain

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti (Foto: Pantau.com/ Willa Widayanti) Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti (Foto: Pantau.com/ Willa Widayanti)

Pantau.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) bersiap untuk menyambut gelaran akbar Asian Games 2018 yang dimulai 18 Agustus hingga 2 September mendatang. Salah satu yang menjadi fokus PBSI ialah mengenai kondisi para atlet.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti akan memikirkan strategi terbaik agar para atlet tidak mengalami kelelahan di tengah turnamen. Termasuk melakukan pemetaan kekuatan calon lawan mereka.

Baca juga: Gagal Penuhi Target di Kejuaraan Dunia 2018, PBSI Minta Maaf

“Di sisa waktu ini yang paling penting itu menjaga kondisi, stamina dan menyusun strategi. Kami juga akan menganalisa lawan yang akan dihadapi baik kelemahan dan kelebihannya,” ucap Susy.

“Di samping itu akan ada sesi meningkatkan kematangan pukulan dan adaptasi penguasan lapangan di Istora,” sambung peraih emas Olimpiade 1992 Barcelona tersebut.

Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis menjadi salah satu andalan Indonesia di ajang Asian Games 2018. Olahraga tepok bulu tersebut diharapkan setidaknya dapat menyumbang satu medali emas untuk kontingen Merah Putih.

Ganda campuran dan ganda putra menjadi nomor yang paling realistis untuk dapat mempersembahkan emas tersebut. Mengingat, Indonesia memiliki pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang merupakan pemegang medali emas Olimpiade 2016 Rio.

Baca juga: Greysia/Apriyani Patahkan Rekor China Selama 14 Tahun di Kejuaraan Dunia

Sementara itu, di sektor ganda putra, Indonesia memiliki pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Meski gagal di kejuaraan dunia lalu, ganda putra nomor satu dunia itu diharapkan dapat bangkit untuk mempersembahkan emas untuk Indonesia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More