Forgot Password Register

Headlines

Bappenas Prediksi Perputaran Uang Pertemuan IMF-World Bank Capai Rp6,9 T

Bappenas Prediksi Perputaran Uang Pertemuan IMF-World Bank Capai Rp6,9 T Bambang Brodjonegoro (pegang mic). (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan atau Menteri PPN Bambang Brodjonegoro memproyeksikan perputaran uang dari kajian tahapan awal penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meetings 2018 yang diselenggarakan di Bali Oktober 2018 mendatang.

"Perkiraan dampak langsung pengeluaran peserta IMF-WB Annual Meeting 2018, Rp943,5 miliar. Ini berdasarkan kajian tahapan awal atau estimasi," ujarnya saat jumpa pers di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Baca juga: Momentum Pertumbuhan Ekonomi, BI Siap Jalankan Rekomendasi IMF

Jumlah tersebut diprediksi dari pendapatan akomodasi sebesar Rp569,9 miliar. Mkanan dan minuman Rp190,5 miliar, transportasi Rp36,1 miliar, hiburan Rp 57 milar dan souvenir Rp90,2 miliar

"95,2 persen berasal dari wisatawan mancanegara dan lokal/nusantara 4,8 persen jadi dampak peserta cukup besar," ungkapnya.

Selain itu, ia memaparkan perkiraan biaya konstruksi untuk mendukung penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meetings 2018. Antara lain, pembangunan Underpass Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, Patung Garuda Wisnu Kencana, dan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Suwung, mencapai Rp4,9 triliun. 

Baca juga: Kata Menko Luhut Soal Anggaran Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali

Sedangkan biaya operasional penyelenggaran IMF-World Bank Annual Meetings 2018 sebesar Rp1,1 triliun.

"Dengan demikian, total dampak langsung penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meetings 2018, baik dari sisi pengeluaran pengunjung, biaya konstruksi, dan biaya operasional mencapai Rp6,9 triliun," pungkasnya.

Sebelumnya, IMF-World Bank Annual Meetings 2018 diprediksi akan berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan rumah tangga, pertumbuhan sektor pariwisata, peningkatan pendapatan usaha lokal dan peningkatan penerimaan negara. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More