Forgot Password Register

Bolehkah Wanita Hamil Mentato Tubuhnya?

Bolehkah Wanita Hamil Mentato Tubuhnya? Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Bagi sebagian orang tato adalah sebuah ekspresi seni, tapi bagaimana dampaknya jika wanita hamil mentato tubuhnya, apakah itu berbahaya?

Melansir laman Indian Express, Kamis (11/4/2019) dari hasil wawancara dengan Dr. Bandita Sinha, Konsultan Ginekolog, Rumah Sakit Hiranandani Vashi setidaknya ada tiga risiko yang akan terjadi jika seorang wanita hamil mentato bgian tubuhnya.

Baca juga: 10 Daftar Nama Bayi Keren Populer Karakter Kartun Disney

1. Terjadinya infeksi

Ini jadi risiko utama, bukan hanya terjadi kepada wanita hamil tapi siapapun juga, terjadinya infeksi jika menggunakan alat yang tidak steril, terlebih kekebalan wanita hamil lebih rentan dari orang kebanyakan.

"Jadi kita harus sangat hati-hati dalam memilih tempat untuk membuat tato. Ada kemungkinan infeksi HIV menular melalui jarum tato, intinya prosedurnya harus benar dan jarum harus lebih dulu disterilkan," ujar Dr.Sinha.

2. Ada imbas tato pada janin

Tinta yang digunakan untuk membuat tato juga dipandang cukup berbahaya bagi janin, karena dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya, terlebih jika dilakukan pada trimester pertama atau tiga bulan pertama. 

Pada periode itu bagian tubuh janin masih terus terbentuk, dan aturan ini juga berlaku pada pewarna rambut, dan obat lain yang dapat mengganggu perkembangan janin.

Baca juga: 5 Mitos Ibu Hamil yang Tak Perlu Dipercaya

3. Risiko memiliki tato di punggung

Ini cukup akan mengganggu dokter saat proses persalinan membutuhkan tindakan 

epidural atau suntikan obat bius di punggung untuk mengurangi rasa sakit saat sedang kontraksi. Sehingga Dr. Sinha menegaskan wanita tidak boleh mentato bagian punggungnya selama kehamilan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More