Forgot Password Register

Dampak 'Tampang Boyolali': Prabowo Dilaporkan ke Bawaslu

Dampak 'Tampang Boyolali': Prabowo Dilaporkan ke Bawaslu Prabowo Subianto (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh Barisan Advokasi Indonesia (BADI) terkait ucapannya soal 'Tampang Boyolali'. Pernyataan mantan Danjen Kopasus itu dinilai telah menyinggung masyarakat Boyolali.

"Laporan ini dimaksudkan untuk memastikan apakah candaan SARA Prabowo yang telah melahirkan banyak hal tersebut dilarang atau boleh secara hukum atau dikategorikan sebagai pelanggaran Pemilu dan pelanggaran terkait pemilu," ujar Ketua BADI Andi Syafrani, di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Ucapan "Tampang Boyolali" Timbulkan Polemik, Prabowo Minta Maaf

Andi menuturkan, fakta sebenarnya tentang peristiwa pidato Prabowo ucapan 'Tampang Boyolali' ini telah menyebar melalui rekaman video. Menurutnya, video itu seharusnya dianggap self-evidence dan faktanya dianggap benar apalagi Prabowo juga telah menyampaikan permintaan maaf.

Andi menambahkan, upaya Prabowo membawa gaya humor atau lelucon dalam kampanye Pilpres 2019 merupakan hal yang baik dalam rangka menciptakan suasana politik yang santai dan tidak menegangkan.

Namun, katanya, eksploitasi ekonomi yang disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra itu telah mengarah pada substansi yang bisa dikategorikan menghina seseorang atau golongan tertentu.

"Nah ini yang perlu diperhatikan dan jadi fokus laporan yang kita buat ini," ungkapnya.

Baca juga: Ucapan 'Tampang Boyolali' Tuai Kontroversi, Ini Tanggapan Prabowo

Lebih lanjut, agar persoalan tersebut tak melebar luas dan berdampak bagi semua pihak, untuk itu Andi dan tim meminta Bawaslu memberikan putusan terkait pandangannya menanggapi laporan yang sudah dibuat.

"Bawaslu tidak berinisiatif menganggap ini sebagai sebuah temuan, untuk menjawab isu hukum yang diajukan," pungkasnya.

Sementara Andi menjelaskan dasar hukum atas laporan yang ia dan timnya buat yakni adalah ketentuan dalam pasal 280 ayat (1) huruf c juncto pasal 521 UU Pemilu nomor 7/2017 dan peraturan lainnya yang terkait dengan kewenangan Bawaslu.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More