Forgot Password Register

Headlines

Diisukan Jadi Cawapres, Begini Sosok AHY di Mata Prabowo

Diisukan Jadi Cawapres, Begini Sosok AHY di Mata Prabowo Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: Instagram/ agusyudhoyono)

Pantau.com - Gembar-gembor Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang akan menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2018, membuat Prabowo angkat bicara terkait sosok komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) itu.

Menurut Prabowo, AHY adalah sosok anak bangsa yang memiliki potensi pemimpin yang besar serta menjadi aset negara, terlebih AHY adalah mantan Anggota TNI, jabatan yang juga pernah di emban Prabowo dan membesarkan namanya sebagai Jenderal TNI (Purn).

"Begini saya lihat beliau pasti anak bangsa yang potensial beliau, kadang-kadang saya tak bisa objektif, mantan TNI juga sih, tapi yang jelas dia berprestasi di mana-mana, sekolahnya bagus, dia juga punya pengalaman di pasukan," ujar Prabowo di Kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (7/7/2018).

Baca juga: Wacanakan AHY Cawapres, Prabowo: Saya Akan Bangun Koalisi Besar

Prabowo bercerita bagaimana ia menyayangkan sewaktu AHY dicalonkan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, disaat karirnya di kemiliteran merangkak naik dan cenderung cemerlang. Prabowo tak menampik saat itu ia menilai AHY belum siap untuk jadi seorang Gubernur.

"Saya dari awal bilang dia aset bangsa. Waktu di DKI saya anggap beliau belum siap jadi gubernur," ungkap Prabowo.

Namun saat anak sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bertekad untuk serius terjun ke politik, AHY pun lantas berkeliling seluruh Indonesia untuk mengenal dan mendengar aspirasi langsung dari masyarakat, cukup menggugah perhatian Prabowo.

"Tapi selama ini dia sudah keliling ke mana-mana jadi kita lihatlah," tuturnya.

Akhirnya, lagi-lagi Prabowo tidak dapat memberikan kepastian, karena harus terlebih dahulu mendengar pendapat PKS dan PAN sebagai partai yang telah bersama Gerindra selama ini.

"Jadi saya tak bisa katakan apa-apa, saya akan berunding dengan semua mitra saya dan saya akan selalu konsultasi dengan banyak pihak, jadi kita tidak bisa sendiri, kadang kadang kearifan banyak orang lebih baik daripada kita ambil keputusan sendiri," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More