Forgot Password Register

Dinyatakan Tak Mengandung Susu, Ini Bahaya Susu Kental Manis Bagi Kesehatan

Susu Kental Manis (Foto: pixabay) Susu Kental Manis (Foto: pixabay)

Pantau.com - Susu kental manis (SKM) resmi dinyatakan tidak mengandung susu oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tanpa padatan susu sama sekali, susu kental manis telah berhasil 'menipu' masyarakat yang justru sering menyajikannya untuk anak, sebagai alternatif dari susu bubuk yang memiliki harga lebih mahal.

Selain 'menipu', SKM juga dinyatakan berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

1. Memiliki kandungan gula yang sangat tinggi

Rasa manis dari SKM yang seringkali dikemas dalam bentuk kaleng ini ternyata memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari jenis susu-susu lain. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika konsumsi gula berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, layaknya meningkatkan resiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, stroke, dan lain sebagainya.

Baca juga: Rahasia Manfaat Kedelai. dari Kesehatan Kulit hingga Mengurangi Risiko Kanker

2. Dapat merusak gigi pada anak-Anak

Kandungan gula secara berlebihan dalam SKM akan merusak gigi pada anak-anak. Anak-anak yang suka konsumsi gula tinggi dalam bentuk susu dan tidak langsung membersihkannya, maka akan memicu caries dentis (gigi karies).

3. Menyebabkan batuk dan sesak nafas pada balita

Besarnya kandungan gizi yang ada di dalam SKM ternyata sangat membahayakan jika di konsumsi oleh anak anak balita (bawah lima tahun). Balita yang rutin mengonsumsi SKM berisiko terkena batuk dan serak. Hal ini di sebabkan karena tenggorokannya tidak kuat dengan kandungan yang ada di dalamnya. Selain itu, kandungan gula dan lemak yang cukup tinggi pada SKM juga dapat memicu sesak nafas pada balita.

Baca juga: Tak Hanya Sebagai Bumbu Dapur, Bawang Putih Miliki Manfaat Lain

4. Kandungan protein dan kalsium rendah

Kebanyakan orang tua memberikan susu anak untuk membantu memperkuat kalsium tulang sang anak. Sayangnya, kandungan kalsium dan protein yang ada pada SKM sangat kecil.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More