Pantau Flash
Imbas Perang Dagang, China Mulai Kurangi Impor Emas Hingga 500 Ton
OTT Yogyakarta: KPK Bawa 5 Orang ke Jakarta untuk Diperiksa
G7 Adakan KTT di Tengah Kepanikan akan Perekonomian Global
Redam Hoax Kerusuhan Papua, Kemkominfo Sempat Perlambat Internet
Efek Aksi Demo, Pemesanan Tiket Pesawat ke Hong Kong Turun 20 Persen

Dubes Inggris Sebut Pemerintahan Trump Disfungsional dan Tidak Aman

Dubes Inggris Sebut Pemerintahan Trump Disfungsional dan Tidak Aman Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat menggambarkan pemerintahan Presiden Donald Trump sebagai 'disfungsional, canggung, dan tidak kompeten', demikian laporan The Mail mengutip memo yang dirahasiakan.

Dalam memo kepada pemerintahan Inggris, bertanggal di tahun 2017 hingga saat ini, kata Darroch, Trump 'memancarkan rasa tidak aman' dan menasehati pejabat di London untuk berurusan dengannya secara efektif, bahkan duta besar itu menyarankan para pejabat untuk membuat poin-poin secara sederhana.

"Kami tidak begitu percaya bahwa pemerintahan ini akan menjadi jauh lebih normal, kurang disfungsional, kurang tidak terduga, lebih sedikit fraksi yang terbelah, atau secara diplomatis lebih kurang ceroboh, dan tidak kompeten," tulis Darocch dalam satu memo, dilansir Reuters, Senin (8/7/2019).

Baca juga: Dress Melania Bikin Heboh: dari Rusia, LGBT hingga Ada Penampakan

Surat kabar itu juga mengatakan, jika dubes Inggris untuk AS itu menggambarkan pemerintahan Trump sebagai disfungsional dan pemberitaan media tentang perseteruan di Gedung Putih hampir sebagaian besar benar.

Namun, Darroch memperingatkan pejabat Inggris untuk tidak meninggalkan Trump dan mengatakan adanya 'jalan yang kredibel' untuk Trump memenangkan masa jabatannya kedua.

"Trump mungkin akan muncul dari api, dengan babak belur, seperti (Arnold) Schwarzenegger dalam agedan terakhir The Terminator," ucapnya.

Juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan, bahwa masyarakat menghapkan duta besar yang memberikan penilaian jujur tanpa terpengaruh politik di negara mereka.

Baca juga: China Pamer Heli Z-20, Trump Banggakan Jet Tempur Militer AS

"Pandangan mereka belum tentu mewakili pandangan menteri atau pemerintah. Tapi kami bayar mereka untuk berterus terang," kata juru bicara.

"Sangat penting bahwa duta besar kami dapat memberikan saran mereka dan untuk dirahasiakan. Tim kami di Washington memiliki hubungan yang kuat dengan Gedung Putih dan tidak diragukan lagi akan menahan perlaku nakal seperti itu".

Laporan itu memicu kemarahan dari Trump, yang mengatakan bahwa Duta Besar Inggris Kim Darroch tidak melayani Inggris dengan baik.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: