Pantau Flash
Sulitnya Klaim Asuransi Masuk 10 Besar Keluhan Konsumen Indonesia
4 Bocah Jadi Tewas Akibat Kebakaran Rumah di Kota Batu
Bukan Erick Thohir, Gojek Justru Tarik Boy Thohir untuk Isi Kursi Komisaris
Kemenpora-PASI Saring Atlet Berprestasi di ASG untuk SEA Games
Kabar Buruk, PHK Pekerja Nissan Bertambah Hingga 10.000

FB dan YouTube Lebih Pilih Pembunuhan daripada Penanam Ganja?

FB dan YouTube Lebih Pilih Pembunuhan daripada Penanam Ganja? Ilustrasi ganja. (Foto: Reuters/Nir Elias)

Pantau.com - Apakah pembunuhan lebih baik daripada menanam marijuana? Facebook dan YouTube dianggap setuju akan hal itu.

Melansir Sputnik, Selasa (14/5/2019), Studio polandia Vile Monarch telah menciptakan sebuah game yang viral di dunia maya hingga berhasil merangsek memasuki pasar internasional.

Tema dari game yang terbilang orisinil, lantaran berhubungan dengan ganja yang penanaman dan penjualan sebagai pelajaran kewiraswastaan dan bisnis sudah terbilang bebas dan masif.

Baca juga: Kandidat Demokrat dalam Pemilu AS 2020 Dukung Upaya Legalisasi Ganja

Ya, dengan keberadaan game tersebut, Weedcraft inc. telah memberikan efek kejut pada Amerika Serikat. Namun Facebook dan YouTube menghambatlanju penjualan game kontroversial itu.

"Sebagaimana Anda ketahui, iklan akan memacu penjualan. Dan ‘game’ paling baik untuk diiklankan di internet, termasuk platform seperti Facebook dan YouTube. Namun berdasarkan pencipta game, apa yang dilakukan Facebook dan YouTube tidak adil. Hak mereka untuk beriklan dikekang dan menyebabkan kerugian produk," bunyi pernyataan Weedcraft inc.

Grzegorz Mazur, salah satu pendiri pendiri Vile Monarch dan pencipta Weedcraft Inc mengatakan, keadilan sangat diperlukan dalam memperkenalkan produk mereka. 

"Weedcraft inc. telah mempelajari dunia produksi, pengolahan, dan penjualan marijuana di Amerika, menawarkan seorang pemain sebuah wawasan yang rinci tentang aspek finansial, politik, budaya." katanya.

"Dari hubungan negara dengan tanaman yang memalukan namun menjanjikan,” sambung Grzegorz Mazur.

Baca juga: Wow, Pengisian Daya Mobil Listrik di Swedia Cukup di Jalanan Saja

Namun, sang pencipta bertekad untuk mengembangkan proyek tersebut. Diketahui, saat ini mereka berencana untuk memperpanjang versi game itu dengan lokasi baru.

"Rilis game tidak mengakhiri pekerjaan kami di sana. Masih ada banyak area yang terkait dengan perdagangan ganja yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan gameplay. Dengan demikian, kami berencana untuk memperkenalkan beberapa penambahan yang akan memperluas konten permainan dan menarik pemain baru. Kami memiliki ide untuk mengembangkan game dan mentransfernya ke platform baru. Kami tidak mengesampingkan menciptakan waralaba di masa depan," ujar seorang pendiri Vile Monarch Kacper Kwiatkowski.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: