Pantau Flash
New York Mulai Larang Penjualan Rokok Elektrik Bercita Rasa
UU Pemasyarakatan Beres, Napi Koruptor Bisa Mudah Bebas Bersyarat
Pesawat Twin Otter Hilang Kontak dalam Penerbangan dari Timika ke Ilaga
Hafiz/Gloria Terhenti di Babak Pertama China Open 2019
KTM: Posisi Johann Zarco Digantikan Mika Kallio hingga Akhir Musim

Ganti Vokalis, 5 Band Ini Justru Makin Sukses

Ganti Vokalis, 5 Band Ini Justru Makin Sukses Kotak (Foto: Instagram/@kotakband_)

Pantau.com - Dalam sebuah band, vokalis merupakan posisi paling sentral dan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan band. Biasanya, band-band sukses bak di dalam maupun luar negeri memiliki vokalis-vokalis dengan karakter yang kuat.

Baca juga: The 90's Festival Tahun Ini Lebih Spesial, Ada Aqua Hingga Boneka Suzan

Tapi, terkadang menyatukan satu pikiran dalam beberapa kepala bukanlah hal yang mudah, khususnya dalam sebuah band. Tak sedikit band yang ganti-ganti personel dengan berbagai alasan. Bahkan beberapa band juga harus mengganti vokalisnya.

Mengganti seorang vokalis dalam sebuah band adalah hal yang krusial. Jika salah memilih, bisa-bisa akan membawa kehancuran untuk eksistensi band itu sendiri. 

Nah, band-band berikut ini sempat mengganti vokalisnya dan membuktikan pernah meraih kesuksesan, siapa saja mereka?

1. Kotak

Kotak (Foto: Instagram/@kotakband_)

Tak diragukan lagi jika Kotak merupakan salah satu band Indonesia tersukses hingga saat ini. Kesuksesan band yang pada awalnya terbentuk dari ajang The Dream Band tahun 2004 itu, memang tak lepas dari karakter kuat Tantri sang vokalis yang memiliki suara rockstar.

Tapi jauh sebelumnya, vokalis Kotak bukanlah Tantri, pada awal dibentuk band tersebut berformasikan Cella (gitar), Icez (bass), Pare (vokal) dan Posan (drum). Mereka kemudian merilis album pertama berjudul Kotak, dan lagu-lagunya seperti 'Hilang', 'Terbang (Khayal)', 'Kau Pilih Dia', 'Damai Hati', dan 'Saat Kau Jauh', sukses menjadi hits.

Pada tahun 2006, Pare sang vokalis memutuskan untuk hengkang. Saat itu Pare menuturkan dirinya lebih nyaman dibalik layar. Sebagai pengganti Pare, Tantri pun masuk, tak disangka meski memiliki karakter vokal yang sangat berbeda dengan Pare, tapi nyatanya Tantri mampu membawa Kotak ke puncak poplaritas.

2. Ada Band

Ada Band (Foto: MetroLyric)

Ada Band didirikan oleh Suriandika Satjadibrata (Andika), Ibrahim Imran (Baim), Krishna Balagita, Iso Eddy H dan Elif Ritonga. Di tengah perjalanan karirnya, Ada Band beberapa kali melakukan pergantian personel. Bahkan saat itu Baim yang merupakan vokalis Ada Band hengkang dan memilih untuk bersolo karir.

Kehilangan Baim sempat membuat banyak orang meragukan eksistensi Ada Band akan terus berlanjut, tapi kehadiran Doni Sibarani sebagai pengganti ternyata mampu membuat grup tersebut makin sukses dengan lagu-lagu hitsnya.

Lagu 'Masih (Sahabatku Kekasihku)' menjadi titik awal jalan pembuka kesuksesan Ada Band. Selanjutnya, lagu-lagu lainnya pun menyusul seperti, 'Manja', 'Manusia Bodoh', 'Yang Terbaik Bagimu' dan banyak lagi yang tak kalah sukses.

Tapi, sayangnya, popularitas Ada Band mulai menurun ketika sang pencipta lagu Krishna Balagita memilih untuk mundur. Begitu juga dengan Donie Sibarani yang pada 2017 hengkang dan memilih bersolo karir.

3. BIP

BIP (Foto: Istimewa)

BIP didirikan oleh para mantan anggota band Slank seperti Bongky, Pay dan Indra Q. Pada awalnya vokalis BIP diisi oleh Irang, dan mereka merilis album perdana berjudul 'Turun dari Langit' (2001) dengan single hitsnya 'Skak Mat', 'Aku Gemuk Lagi', dan '1000 Puisi'. Lalu pada 2002 BIP kembali meluncurkan album 'Min Plus'.

Pada 2003, Irang pun mundur sebagai vokalis BIP, dan posisinya digantikan oleh Ipang mantan vokalis band Plastik. Kehadiran Ipang ternyata memberi warna baru untuk BIP dengan karakter vokalnya yang begitu kuat. Pada 2004, BIP kembali merilis album 'Udara Segar' yang ternyata tak kalah sukses dibanding album-album sebelumnya. 

4. Element

Element (Foto: Istimewa)

Element didirikan pada tahun 1999, yang digawangi oleh 6 personil yakni Ali Zainal dan Arya Adhi Prasetyo  sebagai gitaris, Didi Riyadi sebagai drummer, Muhammad Gibran sebagai bassist, Fajar Maringka sebagai keyboard, serta dua vokalisnya yakni Ronny Setiawan dan Lucky Widja. Album pertama mereka adalah 'Hanyalah Cinta' yang mana singlenya juga berjudul sama. 

Pertengahan tahun 2000, Ronny mengundurkan diri, dan Element pun memilih Ferdy Tahier sebagai vokalis barunya untuk menemani Lucky Widja. Setahun setelah pergantian vokalis, Element meluncurkan album berjudul 'Kupersembahkan Nirwana' dan single utama mereka berjudul sama. Bergabungnya Ferdy membawa kesuksesan dengan terbukti Element menyabet penghargaan Golden Aaward dari Universal atas penjualannya albumnya yang mencapai diatas 100.000 keping.

Baca juga: Single 'Beranikan Dirimu' Tanda Cinta 'Kotak' Kepada Fans

5. Dewa

Dewa 19 (Foto: Istimewa)

Dewa 19 sejatinya sudah sukses saat masih dalam formasi awal dimana Ari Lasso sebagai vokalisnya. Lagu-lagu seperti 'Kirana', 'Aku Disini Untukmu', 'Cukup Siti Nurbaya', 'Restu Boemi' dan banyak lagi telah menjadi lagu-lagu populer di masanya. Namun terjerumusnya Ari Lasso karena narkoba, membuat ia harus hengkang dari band yang digawangi oleh Ahmad Dhani itu.

Sepeninggalnya Ari Lasso, nama Dewa 19 pun diganti menjadi Dewa. Once Mikel dipilih menjadi vokalis Dewa dengan warna suara yang begitu berbeda dari Ari Lasso. Secara konsep, Dewa pun menyuguhkan lebih banyak lagu-lagu cinta, dan ternyata strategi itu sangat sukses. Para Baladewa seakan mulai melupakan kehilangan Ari Lasso yang pada awanya sudah begitu kental dengan Dewa 19. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Kontributor - RYN
Penulis
Kontributor - RYN
Category
Ragam

Berita Terkait: