Pantau Flash
Pemerintah Pastikan Omnibus Law Tidak Akan Berdampak Upah Minimum Berkurang
Indonesia Kirim Lima Wakil ke Semifinal Indonesia Master 2020
Menko Luhut Sebut Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kilogram Demi Efisiensi
Pemprov DKI Akan Terbitkan Peraturan Terkait Izin PKL Berdagang di Trotoar
Soal RUU Omnibus Law, F-PPP: Jangan Hanya Memikirkan Aspek Investasi!

Gara-gara Headline Rasisme, Koran Terkemuka Italia Ini Banjir Kecaman

Headline
Gara-gara Headline Rasisme, Koran Terkemuka Italia Ini Banjir Kecaman Romelu Lukaku. (Foto: AFP)

Pantau.com - Harian olahraga Italia Corriere dello Sport dikecam kelompok antirasisme Fare karena memuat headline berjudul "Black Friday" atau "Jumat Hitam". Berita tersebut dilengkapi foto para pemain kulit hitam Chris Smalling dan Romelu Lukaku saat membuat pratinjau laga Inter Milan melawan AS Roma Jumat ini.

Pertandingan itu akan mempertemukan dua mantan pemain Manchester United --Smalling dan Lukaku-- yang akan saling berhadapan.

Headline dalam bahasa Inggris itu dicetak dalam huruf tebal dalam halaman depan koran tersebut bersama dengan foto kedua pemain kulit hitam tersebut.


Baca Juga: Singkirkan Christian Vieri, Lukaku Jadi Pemain Termahal Inter

Melalui Twitter, Fare mencuit ulang headline itu di bawah komentar, "Media membakari rasisme setiap hari. Ini edisi hari ini Corriere dello Sport." Koran itu balas berkomentar bahwa judul tersebut "ketulusan".

"'Jumat Hitam' bagi mereka yang ingin dan dapat memahaminya adalah hanya merupakan sanjungan untuk perbedaan, bangga kepada perbedaan, kekayaan keberbedaan, kekayaan perbedaan yang indah. Sebuah judul tulus yang bertransformasi menjadi racun bagi mereka yang punya racun di dalamnya," balas koran tersebut dalam lamannya.

Sepak bola Italia diguncang rasisme dan Lukaku sendiri menjadi salah satu korbannya ketika dia dihina dengan teriakan kera saat hendak menendang tendangan penalti untuk Inter Milan kala melawan Cagliari dalam laga Serie A.

Bulan lalu, presiden klub Brescia menyatakan bahwa masalah yang dihadapi pemainnya, Mario Balotelli, adalah dia "hitam", dan dia "berusaha lebih putih". Klub itu kemudian menyebut komentar itu sarkastis dan ditujukan kepada para pengkritik Balotelli.

Baca Juga: Geser Juventus dari Puncak Klasemen, Conte: Ini Perjalanan Inter Milan

Bulan lalu semua dari 20 klub Serie A menandatangani surat terbuka yang menyatakan sepak bola Italia harus berbuat lebih untuk memerangi rasisme.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: