Forgot Password Register

Headlines

Golkar Siap Jalani Peraturan KPU Eks Koruptor Dilarang Nyaleg, Asal...

Ilustrasi Bendera Partai Golkar. (Pantau.com/Fery Heryadi) Ilustrasi Bendera Partai Golkar. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan aturan yang melarang pencalonan mantan narapidana narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi sebagai calon legislatif (caleg).

Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan KPU No 20 tahun 2018 tentang Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang ditetapkan pada 30 Juni 2018 dan ditandatangani oleh Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Minggu (1/7/2018).

Baca juga: Resmi! Ini Peraturan KPU yang Larang Eks Koruptor Nyaleg

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Penggalangan Opini dan Media DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan, sampai saat ini partai Golkar akan mengikuti apa yang dituangkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) jika memang sudah sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku.

"Partai Golkar mengedepankan aturan perundang-undangan yang berlaku. PKPU seharusnya merupakan penerjemahan perundang-undangan dan merujuk kepada aturan tersebut," kata Ace kepada wartawan, Minggu (1/7/2018).

Baca juga: Prabowo Subianto 'King Maker' Pilpres 2019?

Ace yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi VIII di DPR RI menegaskan, partainya siap menjalankan aturan yang tertuang dalam PKPU, akan tetapi peraturan itu harus sesuai prosedur pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM).

"Partai Golkar akan mengikuti aturan apapun jika secara prosedur sudah disahkan dalam lembaran negara," tuturnya. 

"Namun demikian, Partai Golkar siap menjalankan norma apapun yang dituangkan dalam PKPU jika memang sudah sesuai dengan prosedur perundang-undangan," lanjutnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More