Pantau Flash
Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh di 2020
Ma'ruf Amin Minta Menag Sempurnakan Lagi PMA Majelis Taklim
5 Klub Perebutkan 2 Tiket Sisa ke 16 Besar Liga Champions
Patung Bung Karno Diresmikan di Stasiun Blitar
Hati-hati! KM 40-86 Tol Cipali Rawan Kecelakaan

Hati-hati, Bakteri dalam Mulut Bisa Sebabkan Kanker Lho!

Hati-hati, Bakteri dalam Mulut Bisa Sebabkan Kanker Lho! Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Penelitian terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan fakta terkait bakteri yang umumnya berada di mulut, ternyata dapat memicu penyakit lain seperti kanker kolon dan juga rektum.

Dua penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Host & Microbe mengungkap, bahwa mikroorganisme "fusobacteria" yang ditemukan di mulut dapat merangsang respon kekebalan yang buruk dan menumbuhkan gen kanker untuk membentuk tumor kolon dan rektum.

Kanker kolon dan rektum adalah kanker yang menyerang usus besar dan rektum. Penyakit tersebut merupakan kanker peringkat 2 yang mematikan di AS.

Baca Juga: Gosok Gigi Teratur Bisa Cegah Penyakit Jantung Hingga Stroke

Penelitian terbaru menunjukkan "fusobacteria" dari mulut sangat banyak ditemukan pada jaringan pasien yang terkena kanker kolon dan rektum meski demikian belum diketahui apakah bakteri tersebut berkontribusi dalam pembentukan tumor.

Professor Yiping Han dari Case Western Reserve University School of Dental Medicine dan timnya menemukan "fusobacteria" mengandalkan sebuah molekul bernama FadA, yang ditemukan di permukaan sel bakteria tersebut, guna menempel dan menyerang sel kanker kolon dan rektum manusia.

FadA kemudian menyalakan gen pertumbuhan kanker dan merangsang respon inflamasi dalam sel-sel dan meningkatkan pembentukan tumor.

Tim Profesor Han juga menemukan level gen FadA 10 hingga 100 kali lipat lebih tinggi di pasien prakanker dan polip usus ganas dari pada yang normal.

"FadA adalah penanda yang dapat digunakan untuk diagnosa awal kanker kolon dan rektum, serta dapat digunakan untuk mengidentifikasi target potensial terapi untuk pengobatan dan mencegah penyakit tersebut," kata Han.

Baca Juga: 5 Kondisi Kesehatan yang Bisa Dideteksi dari Gigi dan Mulut

Penelitian lain yang dilakukan para peneliti dari Harvard School of Public Health and the Dana-Farber Cancer Institute menemukan "fusobacteria" lazim terdapat pada tumor jinak manusia. Namun dapat menjadi ganas dari waktu ke waktu, menunjukkan bahwa mikroba ini berkontribusi pada tahap awal pembentukan tumor.

Pada percobaan menggunakan tikus, bakteri ini mempercepat pembentukan tumor dengan menarik sel-sel imun yang disebut sel myeloid, yang menyerang tumor dan merangsang respon inflamasi yang dapat menyebabkan kanker.

Han mengatakan penemuan tersebut tidak hanya akan menuntun pada strategi yang lebih efektif untuk diagnosis dini, pencegahan, dan pengobatan kanker kolon dan rektum tetapi juga menunjukkan pentingnya kesehatan mulut yang baik.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - SIG
Category
Ragam

Berita Terkait: