Forgot Password Register

Hem... Dari Impor Gula, Susu, Mentega hingga Telur Meningkat

Hem... Dari Impor Gula, Susu, Mentega hingga Telur Meningkat Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor bulan Februari mengalami penurunan USD12,2 miliar. Namun ada beberapa barang impor non migas yang mengalami penurunan dan peningkatan. 

Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto, mengatakan, peningkatan dan penurunan terbesar impor terjadi di beberapa golongan barang. Untuk non migas peningkatan impor tejadi pada Gula dan Kembang Gula mencapai USD100,9 juta, Kapal Laut dan Bangunan Terapung USD35,3 juta dan Susu, Mentega dan Telur USD27,1 juta. 

"Yang masih naik yakni gula dan kembang gula, kapal laut dan banguan terapung, susu, mentega dan telur," katanya. 

Baca juga: Neraca Perdagangan RI di Februari 2019 Surplus Rp4,62 Triliun

Kendati demikian kata dia, penurunan impor terjadi lebih dalam yakni untuk beberapa golongan non migas Mesin/Peralatan Listrik USD477,3 juta, Besi dan Baja USD474,5 juta dan Mesin-mesin Pesawat Mekanik USD209,1juta. 

"Peningkatan impor agak flat, jauh lebih rendah dari penurunan impor yakni mesin dan peralatan listrik, besi dan baja alami, penurunan termasuk ke dalam bahan baku kemudian mesin-mesin dan pesawat mekanik plastik dan barang dari plastik serta bahan kimia, kita harap impor ini bisa lebih dikendalikan lagi," terangnya.

Baca juga: Isu Panas Ketenagakerjaan di Debat Ketiga Pilpres 2019

Jumlah tersebut mengalami penurunan cukup tajam mencapai 18,61 persen dibandingkan Januari 2019 dan 13,98 persen dibandingkan Januari 2019.

Untuk diketahui sebelumnya, struktur impor masih belum berubah yakni Bahan Baku Penolong 73,81 persen, Barang Modal 17,94 persen dan Konsumsi 8,25 persen. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More