Forgot Password Register

Hentikan Serangan ke Saudi, Kelompok Al Houthi di Yaman Siap Berdamai

Hentikan Serangan ke Saudi, Kelompok Al Houthi di Yaman Siap Berdamai Demontrasi di depan Konsulat Arab Saudi di London menyerukan untuk menghentikan perang di Yaman. (Foto: Reuters/Henry Nicholls)

Pantau.com - Gerakan Al Houthi Yaman menyatakan menghentikan serangan pesawat nirawak dan peluru kendali ke Arab Saudi, Emirat Arab, dan sekutu-sekutu Yaman dalam menanggapi permintaan Perserikatan Bangsa-bangsa pada Minggu (18 November 2018).

Tekanan dunia meningkat terhadap kelompok bersenjata di Yaman untuk mengakhiri perang, yang telah menewaskan lebih dari 10.000 orang dan mendorong Yaman dalam krisis kemanusiaan.

Langkah kelompok Houthi tersebut muncul setelah sekutu Saudi memerintahkan untuk penghentian serangan terhadap Kota Hudeidah, yang menjadi pusat wilayah perang di Yaman.

Baca juga: Uni Eropa: Warga Sipil Paling Dirugikan dalam Perang Yaman

"Setelah kami menjalin kontak dengan utusan PBB dan permintaannya untuk menghentikan serangan pesawat nirawak dan peluru kendali. Kami mengumumkan untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara penyerang," kata Kepala Komite Revolusioner Agung Houthi Mohammed Ali al Houthi.

Perwakilan khusus PBB Martin Griffiths mencoba menyelamatkan perdamaian setelah pembahasan pada September lalu gagal karena kelompok Al Houthi tidak datang. Ia berharap bisa mengadakan pertemuan sebelum akhir tahun di Swedia guna menyetujui perjanjian perdamaian di bawah pemerintahan peralihan.

Houthi merupakan kelompok yang melawan pemerintah dukungan Saudi lebih dari empat tahun, menyatakan siap untuk gencatan senjata lebih luas jika sekutu pimpinan Saudi menginginkan perdamaian.

Baca juga: Kata Inggris, Yaman Bebas Perang Bukan Sekedar Mimpi Lagi

Share :
Komentar :

Terkait

Read More