Forgot Password Register

Inggris Siap Lacak Militer Rusia yang Kedapatan Gunakan Kokain

Inggris Siap Lacak Militer Rusia yang Kedapatan Gunakan Kokain Kapal perang Rusia. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Ada sekitar 120 anggota militer Rusia, termasuk 20 perwira Angkatan Laut Kerajaan gagal melalui tes narkoba. Bahkan, tujuh pelaut telah diperintahkan keluar dari kapal selam nuklir Angkatan Laut Kerajaan setelah dites positif menggunakan kokain saat bertugas.

Melansir Sputnik yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (16/4/2019), mengutip sumber-sumber dari Angkatan Laut Kerajaan, para pelaut itu gagal dalam tes narkoba wajib setelah kapal selam merapat di Pangkalan Angkatan Laut Devonport. Pesta narkoba adalah dalangnya.

Sementara itu, kapal HMS masih berada di pangkalan Plymouth. Sebuah sumber mengatakan, alasan penundaan itu lantara kapal selam membutuhkan kru penuh untuk kembali ke laut.

Baca juga: Putin-Kim Jong Un Siap Bertatap Muka pada Akhir April, Bahas Apa?

Satu sumber menggambarkan insiden itu telah membuat malu petinggi militer kerajaan Rusia. Butuh bertahun-tahun untuk melatih kapal selam agar melakukan peran.

“Kementerian Pertahanan memiliki kebijakan antisipasi narkoba tanpa toleransi dan tidak akan mentolerir penyalahgunaan narkoba oleh petugas layanan dalam bentuk apa pun atau kapan saja. Setiap personel yang ketahuan menggunakan narkoba akan diberhentikan," bunyi keterangan sumber tersebut.

Untuk diketahui, Inggris sendiri telah berulang kali menyatakan keprihatinannya atas dugaan peningkatan kehadiran militer Rusia dan kegiatannya di kawasan Kutub Utara, dan menyuarakan kekhawatiran bahwa navigasi di Kutub Utara bisa dibatasi.

Baca juga: Julian Assange: Buronan Kelas Kakap yang Akhirnya Ditangkap

Rusia sendiri telah membantah tuduhan tersebut. Mereka menekankan, Kutub Utara sebagai wilayah dialog konstruktif dan kerjasama yang bebas konflik untuk kepentingan semua bangsa.

Pada tahun 2017, sembilan pelaut ditendang dari kapal selam bertenaga nuklir Royal Navy lainnya, HMS Vigilant, karena menggunakan narkoba ketika perwira senior kapal menghadapi klaim berselingkuh dengan awak perempuan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More