Forgot Password Register

Headlines

Ingin Kikis 3 Isu Besar Dunia Politik, Jokowi Diminta Gandeng Mahfud MD

Ingin Kikis 3 Isu Besar Dunia Politik, Jokowi Diminta Gandeng Mahfud MD Presiden Joko Widodo. (Foto: Instagram/@jokowi)

Pantau.com - Pengamat Politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menyarankan agar Presiden Joko Widodo lebih memilih Mahfud MD sebagai Cawapresnya. Saat ini Indonesia sedang dilanda tiga isu besar dalam dunia politik, yaitu komunis, anti islam dan pro China. 

Indonesia sendiri dalam waktu dekat akan menggelar pesta demokrasi, setiap partai politik mulai bergerilya mencari sosok tokoh terbaik demi mendulang suara supaya sukses di Pemilu Legislatif 2019.

Hal itu pun menjadi fokus partai untuk memasangkan Capres Jokowi dengan Cawapres siapa yang layak berada di sebelahnya. 

Baca juga: Ternyata Jokowi Pernah Tawari Ketua Majelis Syuro PKS Rencana Koalisi Pilpres

Emrus mengatakan jika saat ini yang paling mendekati dan layak mendampingi Jokowi ada dua nama, di antaranya Airlangga Hartato yang memiliki jumlah kursi di DPR dari Partai Golkar. Ia pun disebut memiliki mesin politik untuk menggerakkan pemilu 2019 nanti.

Sementara, Mahfud MD jika dipasangkan dengan Jokowi dapat menyelesaikan ketiga persoalan isu besar dunia politik. Hanya saja dia tidak memiliki elektabilitas dan tidak ada representasi dari partai, sehingga ia tak punya mesin politik untuk menggerakkannya. 

"Ada dua tokoh yang mengkristal menurut saya, yaitu Airlangga Hartato dan Mahfud MD dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Menurut argumentasi saya ini lebih dekat kesana, tapi semua tergantung Pak Joko Widodo memilih yang mana," kata Emrus Sihombing, Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

"Tergantung Pak Jokowi mengambil kebijakannya, kalau memang tujuannya untuk menetralisir tiga isu tersebut maka yang lebih tepat Mahfud MD. Karena itu memang terus digoreng selama ini hingga menganggu kita antar relasi di antara bangsa," tuturnya. 

Baca juga: Soal Ketenaran, PKS: Kami Akui Jokowi Unggul dari Prabowo

Emrus juga menuturkan bahwa jika Jokowi ingin mengamankan ketiga isu tersebut, seharusnya Jokowi memilih Mahfud MD. Hanya saja permasalahan ada pada dukungan partai, karena Mahfud bukan orang partai dan tingkat elektabilitasnya belum menggembirakan untuk saat ini.

Walaupun kemampuan intelektual Mahfud patut diperhtungkan dan merupakan sosok yang diharapkan bangsa, akan banyak partai politik yang tidak menyetujuinya. 

"Kalau secara leadership kemampuan intelektualnya, pluralismnya, dan religiusnya, kita harus beri jempol, kalau menurut saya dia tokoh muslim yang nasionalisme. Mahfud MD adalah tokoh yang ditunggu oleh bangsa ini, cuma apa partai rela demi kepentingan politik kebangsaan ini," tandas Emrus. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More