Forgot Password Register

Ini Target ASEAN dalam Pembahasan Indo-Pasifik

Ini Target ASEAN dalam Pembahasan Indo-Pasifik Bendera negara anggota ASEAN. (Foto: Reuters/Bheawirtha)

Pantau.com - Negara-negara anggota ASEAN sedang membahas dan berupaya mencapai pandangan bersama (collective outlook) tentang konsep Indo-Pasifik, kata Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Benny Siahaan.

"ASEAN sedang membahas suatu konsep bersama tentang Indo-Pasifik dan bisa dikatakan sudah cukup maju, sekitar 90 persen. 'Collective outlook ASEAN on Indo-Pacific' itu sedang dibahas di tingkat pejabat tinggi dan sudah mengerucut, tetapi belum menjadi posisi ASEAN," ujar Benny di Jakarta.

Baca juga: Lima Negara Hadiri Pertemuan Pemuda Muslim ASEAN

Menurut dia, konsep geopolitik Indo-Pasifik yang dibawa Indonesia akan menjadi konsep bersama ASEAN tentang Indo-Pasifik, dan posisi bersama negara-negara anggota ASEAN terhadap konsep Indo-Pasifik tersebut akan dimasukkan ke dalam dokumen hasil Pernyataan Bersama Pemimpin ASEAN pada KTT ASEAN ke-33 di Singapura.

"Presiden Jokowi akan sampaikan tentang Indo-Pasifik, dan akan dimasukkan di 'Joint Statement' ASEAN," ucapnya.

Selanjutnya, pandangan bersama ASEAN tentang Indo-Pasifik itu juga akan dibahas dalam kerangka KTT Asia Timur (East Asia Summit/EAS).

"Untuk pertama kalinya konsep itu akan dibahas dalam kerangka EAS. Presiden Jokowi akan sampaikan tentang (pandangan bersama ASEAN terkait) Indo-Pasifik itu di EAS," kata Benny.

Baca juga: Intip Yuk Peran ASEAN dan China dalam Pengelolaan Laut China Selatan

Dia menambahkan, pemerintah Indonesia berharap negara anggota EAS dapat mendukung pendekatan yang dilakukan oleh ASEAN untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik, yakni kawasan di lingkar Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, yang damai, stabil dan sejahtera.

"Tentunya dalam hal ini kita berharap agar negara-negara anggota EAS mendukung 'approach' ASEAN dalam mengupayakan kerja sama Indo-Pasifik yang bersifat inklusif, menghormati hukum internasional dan transparan," ujar Benny.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More