Forgot Password Register

Kata Kuasa Hukum Soal Penolakan Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Kata Kuasa Hukum Soal Penolakan Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet Ratna Sarumpaet saat jalani pemeriksaan kesehatan (Foto: Pantau.com/Rizky Aditya)

Pantau.com - Tim penyidik kembali menolak permohonan penahanan kota Ratna Sarumpaet dengan alasan subyektivitas. Namun, tim kuasa hukum Ratna menyebut alasan itu justru menunjukkan tim penyidik sangat tidak konsisten.

Insank Nasrudin selalu kuasa hukum Ratna Sarumpaet, mengatakan bahwa alasan yang diberikan oleh penyidik sangat tidak konsisten lantaran pada penolakan permohonan yang pertama, penyidikan berasalan masih membutuhkan keterangan dari kliennya itu.

"Kalau alasan kedua ditolak karena subjektivitas penyidik, kami anggap tidak konsisten. Tidak konsisten ini bahwa merujuk pada alasan penolakan permohonan kami yang pertama. Bahwa saksi-saksi belum ada yang diperiksa, Ibu RS juga belum selesai pemeriksaannya," kata Insank kepada Pantau.com saat dihubungi, Kamis (8/11/2018).

Baca juga: Pengajuan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet Kembali Ditolak Polisi, Kenapa?

Tidak konsisten penyidik, kata Insank, lantaran pada pengajuan permohonan yang kedua itu kliennya telah merampungkan pemeriksaan dan tidak ada lagi saksi-saksi yang akan diperiksa atau di Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Sebab, Insank menyebut alasan yang diajukan pada permohonan kedua yaitu kondisi tubuh dan psikologis dari kliennya yang terus menurun pascamendekam di balik jeruji besi. 

"Kami kan mengajukan pengalihan tersebut dengan rujukan pasal 22 ayat 1 KUHP. Kami di sini, yang menjadi dasar bahwa Ibu RS itu depresi. Sehingga ketika orang depresi sangat tidak layak harus berada di dalam rutan seperti ini," ucap Insank.

Baca juga: Polda Metro Jaya Limpahkan Berkas Perkara Hoax Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan, Ini Datanya

Bahkan, Insank juga menyebut bahwa alasan penolakan itu sangat tidak relevan. Sebab, jika tim penyidik menganggap bahwa kliennya akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, ia menyebut hal itu sangat di luar logika dengan kondisi kliennya saat ini.

"Karena alasan subjektivitas penyidik dikhawatirkan Ibu RS melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, oke. Coba kita berpikir sejenak. Beliau ini sudah disita semua identitas bahkan ATM, paspor, sudah disita. Mau ke mana coba?," kata Insank 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More