Pantau Flash
Axelsen Cedera, Ginting ke Semifinal BWF World Tour Finals 2019
Jokowi Optimis Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan LRT Rampung pada 2021
Ganda Campuran Indonesia Rontok di BWF World Tour Finals 2019
Sarri Nantikan Laga Juventus Kontra Spurs di Babak 16 Besar Liga Champions
6 Jasad Korban Letusan Gunung Berapi di Selandia Baru Ditemukan

Kenapa Program Penanggulangan Radikalisme Dipimpin Wapres, Bukan Mahfud?

Kenapa Program Penanggulangan Radikalisme Dipimpin Wapres, Bukan Mahfud? Wapres Ma\'ruf Amin (Foto: Antara)

Pantau.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin pimpin langsung koordinasi terkait program penanggulangan terorisme. Awalnya program tersebut berada di bawah Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tito menjelaskan upaya penanggulangan terorisme memerlukan rancangan besar untuk menyusun strategi pencegahan dan penindakannya, yang tidak memungkinkan dilakukan di bawah koordinasi satu kementerian saja.

"Selama ini kan koordinasinya di bawah satu Menko, yaitu Menko Polhukam. Menko Polhukam tetap (terlibat), tapi karena ini kegiatan lintas kementerian, jadi tidak cukup di bawah Menko. Maka, yang bisa mengerjakan itu Pak Wapres (Ma'ruf Amin)," kata Tito usai rapat internal di Istana Wapres Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Ma'ruf Amin Beberkan Fakta Terkini Soal Ahok Jadi Petinggi di BUMN

Tito menilai latar belakang Wapres Ma'ruf Amin sebagai ulama merupakan sosok tepat untuk memimpin program penanggulangan terorisme dan radikalisme. 

"Pak Wapres saya kira lebih tepat, yang ditunjuk oleh Pak Presiden. Masalah terorisme lebih banyak berhubungan dengan masalah pemahaman, dan Pak Wapres kita adalah ulama besar," tambah mantan Kapolri itu.

Sementara itu, Wapres Ma'ruf Amin mengatakan upaya penanggulangan terorisme dan penanganan radikalisme harus dilakukan dari lapis terkecil kelompok masyarakat seperti RT dan RW.

Baca juga: Pengamat Terorisme: Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Adalah Ulah JAD

Menurut Wapres, peran ketua RT dan ketua RW menjadi penting karena mereka yang paling dekat dan mengenal warganya masing-masing.

"RT dan RW harus dilibatkan dan diajak, diberi kewenangan dan difasilitasi supaya mereka bukan hanya mengurus surat-surat, tapi juga mengetahui masyarakat di sekitarnya itu seperti apa, apakah ada yang terpapar atau tidak," ujar Wapres Ma'ruf di Istana Wapres Jakarta, Jumat.

Dalam rapat koordinasi perdana terkait penanggulangan terorisme dan penanganan radikalisme, Wapres Ma'ruf memanggil Mendagri Tito Karnavian, Menteri Agama Fachrul Razi Batubara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Wakil Kepala Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto serta Kepala BNPT Suhardi Alius.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: