Forgot Password Register

Myanmar Tangkap Seorang Warga Perancis Hanya karena Terbangkan Drone

Myanmar Tangkap Seorang Warga Perancis Hanya karena Terbangkan Drone Ilustrasi drone. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kepolisian Myanmar menahan seorang warga Prancis di Ibu Kota Naypyitaw. Hal itu disampaikan Kepolisian dan Kedutaan Besar Prancis. 

Naypyitaw bukanlah lokasi yang kerap dikunjungi wisatawan asing, namun beberapa pengunjung dibuat penasaran oleh gedung-gedung pemerintahnya yang megah serta jalanannya yang sebagian besar sepi dan tampak seperti landasan pesawat.

Junta membangun kota itu secara rahasia dan memindahkan pemerintahan ke sana pada pertengahan 2000-an.

Baca juga: Calonkan Putri Raja jadi PM, Partai Politik Thailand Terancam Dibubarkan

Pada 2017, dua jurnalis asing yang bekerja untuk stasiun TV pemerintah Turki TRT World dan seorang penerjemahnya ditahan selama dua bulan di penjara Myanmar karena menerbangkan drone di atas Parlemen. Ketiganya mengaku bersalah atas pelanggaran terhadap Undang-undang Pesawat era kolonial.

Polisi yang bertugas di Kota Praja Ottara Thiri di Naypyitaw, Thein Min Htwe, membenarkan laporan penangkapan seorang warga Prancis karena menerbangkan perangkat itu. Meskipun demikian, dia menolak menyebutkan dakwaan apa yang dituduhkan terhadap warga Prancis tersebut.

Media setempat mengatakan polisi menangkap pria itu di jembatan di titik masuk jalan menuju kompleks Parlemen di Naypyitaw pada Kamis. Pria itu didakwa mengimpor drone secara ilegal.

Media daring News Watch memublikasikan foto seorang pria yang memegang drone kecil buatan China dan paspor milik warga Prancis berusia 27 tahun bernama Arthur Desclaux.

Baca juga: Diduga Palsu, Lima Lukisan Adolf Hitler Tidak Laku Dalam Pelelangan

Pejabat Kedutaan Besar Prancis di Yanggo Kyaw Naing mengonfirmasi bahwa para pejabat konsuler telah mengetahui penangkapan itu. Meskipun demikian, dia menolak memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Kami belum mengetahuinya. Kami tengah menghubungi otoritas Myanmar," katanya saat ditanya dakwaan apa yang dituduhkan terhadap warga Prancis tersebut.

Status hukum drone di Myanmar masih belum jelas. Pejabat di Kementrian Hotel dan Pariwisatan Myint Htwe mengatakan drone tidak masuk dalam rincian benda yang tidak boleh dibawa ke Myanmar. Meskipun demikian, ia mengatakan para importir harus memperoleh izin dari departemen lain di pemerintahan. "Ada larangan wilayah (mengenai di mana drone boleh diterbangkan)," katanya. "Ada beberapa wilayah di mana Anda tidak boleh menggunakannya."

Share :
Komentar :

Terkait

Read More