Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Kemenperin Perkuat Daya Saing 24 IKM Drone untuk Dorong Transformasi Teknologi Industri Nasional

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemenperin Perkuat Daya Saing 24 IKM Drone untuk Dorong Transformasi Teknologi Industri Nasional
Foto: Teknisi di IKM sektor layanan teknologi drone binaan Kemenperin melakukan evaluasi unit pesawat nirawak yang diproduksi (sumber: Kemenperin)

Pantau - Kementerian Perindustrian atau Kemenperin memperkuat daya saing industri nasional dengan mendampingi 24 industri kecil menengah atau IKM di sektor teknologi pesawat nirawak atau drone guna mendorong transformasi teknologi dan memperluas pemanfaatannya di berbagai sektor.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat adopsi teknologi Unmanned Aerial Vehicle di dalam negeri.

"Pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle melalui drone ini sekarang jadi layanan yang begitu penting, yang dipakai oleh industri di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan, pembangkit energi, dan berbagai sektor lainnya yang dapat mengefisiensikan produksi dan pengawasan di lapangan. Teknologi canggih ini dapat menghasilkan pemetaan yang akurat," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa drone selama ini dimanfaatkan untuk survei pemetaan yang menyajikan informasi spasial mulai dari profil wilayah, kondisi demografi, hingga potensi kawasan.

Pendampingan terhadap IKM drone dilakukan melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka atau Ditjen IKMA yang secara konsisten memberikan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.

Program Pembinaan dan Sertifikasi

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita menyampaikan berbagai program pembinaan telah diberikan kepada IKM drone sepanjang 2023 hingga 2025.

Program tersebut meliputi Startup for Industry melalui Tech Link – Investment Summit serta pendampingan intensif pada 2023–2024.

Selain itu, Kemenperin memberikan pendampingan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN pada 2024 dan fasilitasi Standar Nasional Indonesia ISO 9001 pada tahun yang sama.

IKM drone juga difasilitasi untuk mengikuti berbagai pameran dan forum internasional seperti Manufacturing Indonesia Series 2024, TechPlanter bersama Leave a Nest Jepang 2024, Gebyar IKMA 2024, serta China-BRICS Science and Innovation Incubation Park 2025.

"Tercatat sebanyak 24 industri kecil dan industri menengah yang bergerak di layanan teknologi drone yang terus kami dampingi, baik dari sisi peningkatan kapasitas internal perusahaan, sampai pembukaan akses pasar dan pengembangan produk," ujar Reni Yanita.

Inovasi Produk dan Ekspansi Pasar

Sejumlah IKM binaan Kemenperin menunjukkan perkembangan signifikan dalam inovasi dan ekspansi pasar di berbagai daerah.

PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia memproduksi drone bermerek Frogs Indonesia yang mencakup passenger drone, spray drone, drone pengawas, drone kargo, hingga surveillance mapper drone.

Produk perusahaan tersebut telah digunakan di lebih dari 21 provinsi dan 61 kabupaten/kota.

PT Karya Solusi Angkasa mengembangkan drone sektor pertanian berbahan karbon komposit yang dilengkapi fitur keselamatan darurat.

PT Aerotek Global Inovasi memproduksi Beehive drones yang mampu mengumpulkan data analisis akurat untuk kebutuhan polinasi sawit dan pemadaman kebakaran.

PT Inderaja Teknik Indonesia fokus pada teknologi penginderaan jarak jauh untuk pemetaan udara, bawah air, dan bawah tanah.

CV AMX UAV Technologies memproduksi drone untuk kebutuhan videografi, pemetaan wilayah, hingga manajemen pertanian.

Penulis :
Arian Mesa