Forgot Password Register

Headlines

Novel Baswedan dan OTT KPK akan Jadi 'Senjata' Prabowo-Sandi di Debat Pilpres

Novel Baswedan dan OTT KPK akan Jadi 'Senjata' Prabowo-Sandi di Debat Pilpres Jokowi Maruf dan Prabowo Sandi (Ilustrasi: Pantau,com/Amin H Al Bakki)

Pantau.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyebutkan bahwa kasus penyiraman Novel Baswedan, maraknya OTT KPK, hingga penguatan KPK akan menjadi fokus materi debat yang akan dibawakan Prabowo-Sandiaga di Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019.

"(Kasus penyiraman Novel) Termasuk menjadi salah satu yang paling concern, karena kalau seorang penyidik KPK saja 650 hari terbengkalai apa yang terjadi dengan masyarakat umum," ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/12).

Baca juga: Bagaimana Jika Ahok Kembali Berpolitik Usai Bebas? Ini Kata PKS dan Gerindra

Selain itu menurut Mardani, nantinya juga akan diangkat tentang maraknya pejabat negara terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Apalagi, katanya, mengenai persoalan penguatan KPK hal tersebut akan dibawa dalam debat capres-cawapres nanti. Terlebih ia mengklaim di era Jokowi ini penguatan lembaga antirasuah itu terlihat belum maksimal.

"OTT tiap hari, presiden tidak bisa menutup mata. Karena itu bagian dari perangkat yang menyejahterakan rakyat. 'Gak bisa itu bukan urusan saya' itu bukan pemimpin. Pemimpin itu punya tanggung jawab moral. Ubah undang-undangnya," tegasnya.

Baca juga: KPU: Surat Suara Pemilu 2019 Siap Diproduksi 16 Januari

"Sekarang ini 67 persen anggota DPR dukung Pak Jokowi. Kenapa dibiarkan? Penguatan KPK bisa dijalankan. Sekarang ini semua kendali masih ada di Pak jokowi. Nah makanya nanti akan kita elaborasi," sambungnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More