Forgot Password Register

Headlines

PBNU: Silahkan Gelar Reuni Akbar 212, Asal....

PBNU: Silahkan Gelar Reuni Akbar 212, Asal.... Seminar Nasional Terkait Reuni Alumni 212 (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Ketua PB Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan boleh-boleh saja Reuni Akbar Alumni 212 Jilid II kembali digelar pada tanggal 2 Desember 2018 mendatang. Asalkan, tak dimasuki tendesi poltik di dalamnya.

"Sebatas dia mensyiarkan reuni ya terserah mereka. Asal tidak ada tendensi politik," ujar Said ditemui di Kantor LPOI, Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).

Baca juga: Alumni 212 Gelar Reuni Akbar, Peneliti: Ini Bukan Sekedar Reuni Alumni Saja, Tapi...

Menurutnya selama tak diselipi tendesi politik didalamnya apalagi sampai dengan bermaksud untuk menjatuhkan pemerintah itu sah-sah saja dilakukan. Menurutnya, cukuplah Presiden RI ke 4 Abdurahman Wahid yang dilengserkan menjadi preseden sejarah buruk.

"Saya tak dalam pihak manapun ya. Sistem presidensial, Presiden Jokowi harus sampai lima tahun. Tidak boleh dilengserkan di tengah jalan. Kecuali melanggar Pancasila, UUD 45. Sistem presidensial, bukan parlementer. Harus sampai 5 tahun," tuturnya.

Baca juga: Alumni 212 Klaim Kantongi Izin dari Anies Baswedan Terkait Rencana Reuni Akbar

"Kami pernah mengalami sejarah buruk ketika punya Presiden Gus Dur, baru 2-3 bulan dilengserkan tanpa kesalahan yang prinsip. Itu preseden sejarah buruk. Padahal sistem presidensial," lanjutnya.

Lebih lanjut, meski mengaku tak punya hak untuk memberikan imbauan kepada perserta aksi yang ingin melaksanakan Reuni Akbar Alumni 212, dirinya hanya mengingatkan bagi warga NU.

"Kepada warga NU nanti kita sukseskan pemilu pilpres dengan damai jujur dan adil. Kalau 212 enggak ada urusan," pungkasnya.

Sekedar informasi aksi Reuni Alumni 212 rencana akan digelar pada 2 Desember 2018 mendatang. Novel mengatakan, dalam aksi ini akan dikibarkan satu juta bendera berkalimat tauhid berwarna-warni serta dimeriahkan oleh lantunan shalawat dari Nissa Sabyan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More