Forgot Password Register

Pekan Ini, KPK Periksa Sejumlah Pihak Terkait Perkara Korupsi Century

Pekan Ini, KPK Periksa Sejumlah Pihak Terkait Perkara Korupsi Century Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan kembali memeriksa sejumlah pihak terkait penyelidikan perkara korupsi Century dalam waktu satu pekan ini. Salah satu pihak yang akan dipanggil merupakan petinggi Bank Indonesia. 

"Dalam minggu ini dan minggu depan kemungkinan akan dipanggil lagi beberapa pihak. Baik dari pihak BI maupun pihak lain," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018).

Diketahui penyelidik KPK tengah membidik tersangka baru pada perkara korupsi Century sejak pertengahan tahun 2018 ini. Selasa pagi, KPK telah memeriksa mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso yang juga pernah menjadi Direktur Direktorat Perbankan BI tahun 2010-2012.

Baca juga: Kasus Suap PLTU Riau-1: KPK Periksa Empat Orang Diduga Tim Sukses Suami Eni Saragih

Febri menyebut, keduanya termasuk dari 21 orang dari berbagai unsur yang sudah dimintai keterangan oleh penyelidik KPK dalam perkara Century. "Dari berbagai unsur, apakah dari Bank Indonesia, dari kementerian, atau pun pihak swasta dalam salah satu proses penyelidikan," ucapnya.

Namun Febri menutupi materi pemeriksaan dari Miranda dan Wimboh. "Itu tidak bisa saya sampaikan. Yang bisa saya konfirmasi memang betul ada pemeriksaan terhadap dua orang tersebut. Kami belum bisa bicara banyak kalau kasus ini masih dalam tahap penyelidikan," jelas Febri. 

Meski begitu, ia menegaskan penyelidikan kasus Century memang menjadi perhatian KPK. Namun penanganan perkara tersebut memang harus dilakukan secara hati-hati juga cermat lantaran melibatkan banyak pihak dan peristiwa itu terjadi pada 2008 lalu. 

"Kami secara hati-hati dan cermat seperti menangani kasus yang lain juga , mendalami fakta-fakta yang sudah muncul di persidangan dan memastikan kembali ketika kami meminta keterangan kepada sejumlah pihak," katanya. 

Dalam perkara ini, pelaku yang ditetapkan bersalah dan dimasukan ke penjara baru mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya. 

Baca juga: Kasus Bupati Kebumen: KPK Minta Taufik Kurniawan Ungkap Anggota DPR yang Terima Suap

Kemudian Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar KPK melanjutkan penyelidikan kasus Century. Karena diduga masih ada keterlibatan pihak lain. 

Dalam amar putusan praperadilan, hakim PN Jaksel memerintahkan KPK selaku termohon menetapkan nama-nama yang pernah disebut dalam dakwaan Budi Mulya.

Ada pun nama-nama tersebut di antaranya, mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono, Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom, Siti Chalimah Fadrijah selaku Deputi Gubernur Bidang VI Pengawasan Bank Umum dan Bank Syariah, Budi Rochadi selaku Deputi Gubernur Bidang VII Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang, BPR, dan Perkreditan. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More