Forgot Password Register

Pemberontak Suriah Berjanji akan Tarik Senjata Berat dari Kawasan Idlib

Pemberontak Suriah Berjanji akan Tarik Senjata Berat dari Kawasan Idlib Pasukan Al-Qaeda di Idlib Suriah. (Foto: Reuters/Khalil Ashawi)

Pantau.com - Pemberontak yang didukung Turki mengatakan, mengakhiri penarikan senjata berat dari zona penyangga yang direncanakan di Suriah barat laut.

Rezim Rusia dan pendukung pemberontak Turki mencapai kesepakatan pada 17 September untuk wilayah barat laut Idlib di perbatasan Turki untuk mencegah bencana kemanusiaan terburuk dalam konflik Suriah selama tujuh tahun.

Baca juga: Biacarakan Keamanan di Suriah, Netanyahu-Putin Bakal Saling Koordinasi

Namun Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, kesepakatan untuk kubu oposisi terakhir negara itu hanyalah tindakan sementara sebelum pemerintah merebut kembali wilayah itu.

"Perjanjian itu adalah langkah sementara melalui negara telah merealisasikan banyak prestasi di lapangan mulai dengan membendung pertumpahan darah," kata kantor berita SANA yang melaporkan Assad, melansir AFP, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Afghanistan ‘Kangkangi’ AS: Tipu-tipu Gagal Total

Idlib dan wilayah Suriah lainnya yang masih di bawah kendali teroris akan kembali ke negara Suriah.  Perjanjian bulan lalu adalah membuat area demiliterisasi 15 hingga 20 kilometer (9-12 mil) yang berdering di wilayah Idlib.

Berdasarkan kesepakatan itu, semua pemberontak di zona penyangga harus menarik senjata berat pada hari Rabu, dan kelompok radikal harus pergi pada 15 Oktober.

Front Pembebasan Nasional (NLF) mengumumkan Sabtu bahwa mereka telah mulai menarik senjata berat dari zona itu sebagai bagian dari kesepakatan antara Rusia dan Turki.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More