Forgot Password Register

Headlines

Pengacara: Kasus Hoax Ratna Sarumpaet Panjang karena Momentum Pilpres

Pengacara: Kasus Hoax Ratna Sarumpaet Panjang karena Momentum Pilpres Pengacara Ratna Insank Nasrudin di Polda Metro (Foto: Pantau.com/Rizky Aditya)

Pantau.com - Tim kuasa hukum aktifis Ratna Sarumpaet menyebut polemik kasus penyebaran berita bohong atau hoax tidak ada kaitannya dengan isu beredar yang menyebut hak itu merupakan serangan dari kubu Prabowo tehadap Jokowi.

Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin menegaskan isu yang berada terkait persoalan itu hanyalah persoalan momentum yang pas lantaran saat ini masuk dalam tahun politik.

Baca juga: Pengacara Ratna Sarumpaet Ajukan Status Tahanan Kota untuk Kliennya

"Enggak ada tudingan yang benar baik di kubu Jokowi atau di Pak Prabowo ini enggak ada kaitan semua. Hanya karena momentumnya perosalan ini momentum pilpres, coba kalau enggak, enggak akan panjang-panjang gini ke ranah politik," ucap Insank di Polda Metro Jaya, Senin (8/10/2018).

Insank kembali menegaskan bahwa awal-mula dapat terjadinya persoalan berita bohong itu lantaran kliennya hendak membohongi keluarganya yang penasaran dengan luka lebam yang dideritanya.

Akan tetapi, hal itu justru seolah-olah dengan sengaja digiring ke ranah politik untuk memanaskan kontestasi pilpres 2019.

"Dari awal saya mengatakan bahwa ini murni persoalan emak-emak yang mencoba beralasan terhadap keluarganya. Tapi kemudian digiring ke arah politik. Kalau kami sebagai kuasa hukum menilai ini hanya sebatas persoalan hukum ya, kami enggak mau merujuk kalau ini adalah persoalan politik, enggak," papar Insank.

Baca juga: Polda Metro Jaya Panggil Pelapor Kasus Hoax Ratna Sarumpaet 

Ratna Sarumpaet juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoax yang menyebut bahwa dirinya telah menjadi korban penganiayaan oleh beberapa orang di kawasan Bandung, Jawa Barat.

Akibat perbuatannya penyebaran berita bohong atau hoaks itu, Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Pidana Hukum dan Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dengan ancaman 10 tahun.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More