Forgot Password Register

Pengadilan Sri Lanka Perintahkan Tes DNA Pemimpin Serangan Bom Paskah

Pengadilan Sri Lanka Perintahkan Tes DNA Pemimpin Serangan Bom Paskah Pasukan keamanan Sri Lanka berjaga di depan gereja St. Anthony's Shrine di Kolombo, Sri Lanka. (Foto: Reuters/Dinuka Liyanawatte)

Pantau.com - Pengadilan Sri Lanka menyetujui tes DNA kepada pemimpin serangan bom yang menewaskan lebih dari 150 orang pada Minggu Paskah di sejumlah gereja dan hotel.

Pemerintah setempat meyakini pemimpin aksi tersebut adalah Zahran Hashim, penceramah berusia 34 tahun asal Sri Lanka Timur.

Baca juga: Presiden Sri Lanka Klaim Negaranya Aman Dikunjungi Pasca Teror Bom

Namun, menurut sejumah warga di kampung halamannya di Kattankudy, dan beberapa orang yang mengenalnya mengatakan kepada Reutersbahwa rekaman CCTV yang diambil sebelum serangan 21 April, menunjukkan seseorang pria yang diyakini penyidik sebagai pelaku bom, tampak seperti seorang pria yang lebih kurus dari Hashim, dengan gaya jalan yang berbeda.

Durasi rekaman singkat dan topi yang digunakan pria tersebut menutupi sebagian wajahnya.

Hashim menghilang di hadapan publik beberapa bulan sebelum serangan.

Baca juga: Militer Sri Lanka Klaim Ancaman Militan Berhasil Dicegah Pasca Teror

Hakim Kepala Kolombo Ranga Dissanayake menginstruksikan pejabat medis peradilan negara untuk mencocokkan jasad pelaku bom dengan DNA anaknya.

Pejabat intelijen mengatakan kepada Reuters bahwa identifikasi wajah membenarkan bahwa pelaku bom bunuh diri adalah Zahran.

"Namun karena adanya perbedaan pendapat, kami pun akan melakukan tes DNA," kata Ranga, Sabtu (11/5/2019).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More