Forgot Password Register

Pengamat Nilai Dua Paslon Belum Beri Strategi Pengembangan e-Sport

Pengamat Nilai Dua Paslon Belum Beri Strategi Pengembangan e-Sport Dua paslon saat debat terakhir (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Pakar ekonomi Hisar Sirait menilai kedua paslon capres cawapres belum memberikan gambaran mengenai strategi mengembangkan potensi e-sport dalam perekonomian nasional.

"Kedua pasangan capres-cawapres tidak bisa memberikan kepada kita gambaran yang baik mengenai strategi bagaimana mengembangkan potensi e-sport dalam perekonomian nasional," kata Hisar di Jakarta.

Baca juga: Kata Pamungkas Prabowo-Sandi di Akhir Debat Pilpres 2019

Hisar menilai, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 melontarkan materi debat bagus yang tidak pernah diperhitungkan, materi e-sports ini dibahas dalam debat terakhir.

"Hanya sayangnya pasangan capres-cawapres nomor urut 02 belum bisa mengelaborasi secara baik materi ini sebetulnya," katanya.

Menurutnya, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 harusnya menanggapi dengan memberikan strategi dan kebijakan pengembangan potensi e-sport ini, mengingat mereka mengakui adanya potensi dalam sektor tersebut bagi perekonomian nasional.

"Menariknya kedua pasangan capres-cawapres mengakui bahwa di tengah-tengah berpotensinya e-sports ini, kedua pasangan capres-cawapres mengakui bahwa sektor ini memang potensial," katanya.

Baca juga: Debat Pilpres 2019, Div Advokasi Partai Demokrat Walk Out

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno menilai adanya e-sport atau olahraga elektronik yang memiliki potensi besar untuk kalangan milenial harus difasilitasi dengan kewirausahaan.

Sandi mengatakan e-sport merupakan salah satu sektor yang sangat berkembang seiring dengan perkembangan digital ekonomi.

Pernyataan tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan tentang strategi apa yang perlu dilakukan untuk mengembangkan potensi e-sports seperti 'Mobile Legends' dari pasangan capres-cawapres nomor urut 01.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More