Pantau Flash
Penyitaan Narkoba Terbesar di Malaysia: 3,7 Ton Senilai USD161 Juta
Sebelum Ada BBM 1 Harga, Premium di Nusa Ceningan Bali Rp10.000 per Liter
Dirut BPJS Kesehatan Bicara Soal Iuran: Kita Menyesuaikan dengan Hitungan
Jembatan George Washington Ditutup Setelah Ada Ancaman Bom
BMKG Sebut Ada 151 Titik Panas Karhutla di Kalimantan Barat

Penjelasan Marquez soal Persaingan Panas dengan Rossi

Penjelasan Marquez soal Persaingan Panas dengan Rossi Rossi tersungkur ketika duel melawan Marquez. (Foto: Crash.net)

Pantau.com - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dengan Valentino Rossi (Movistar Monster Yamaha) memang sempat menjalani rivalitas yang panas, ketika keduanya terlibat dalam beberapa insiden. Dua insiden yang paling diingat yang membuat hubungan keduanya memanas adalah saat insiden pada balapan MotoGP Malaysia 2015 dan MotoGP Argentina 2018.

Kendati demikian, Marquez dan Rossi sama-sama mengatakan bahwa hubungan keduanya sudah tidak ada masalah. Kini, rider berjuluk Baby Alien itu memberikan cerita soal hubungan dan persaingannya dengan sang rival.

"Hubungan saya dengan Valentino baik-baik saja, tetapi dia adalah rival saya di atas lintasan. (Persaingan) ini normal, sama dengan semua pebalap lainnya. Jika dia adalah musuh utama di kejuaraan ini, maka dia tak akan menjadi sahabat Anda," ujar Marquez yang dikutip dari Speedweek, Senin (13/5/2019).

Baca Juga: Rossi Anggap Marquez Penghalang Besar di MotoGP

Marquez juga mengaku sempat memiliki persaingan sengit dengan lawannya di Moto2 yaitu Stefan Bradl yang kini menjadi pembalap penguji Honda. Stefan Bradl adalah rider yang sukses mengalahkan Marquez pada Moto2 musim 2011. Akan tetapi, Marquez merasa bahwa hubungannya dengan Bradl kala itu tidak memanas.

"Saat saya bersaing dengan Stefan Bradl untuk gelar juara Moto2 musim 2011, kami tidak punya pertengkaran dan hubungan yang buruk. Ada rasa saling menghormati, tetapi juga ada beberapa ketegangan di antara kami," tambahnya.

Bukan hanya itu Marquez mengungkapkan bahwa persaingan akan selalu ada dimanapun. Apalagi ketika perebutan untuk menjadi juara dunia, hal itu dinilai cukup lumrah bagi siapa saja.

Baca Juga: Rossi Sempat Berpikir Bakal Menang saat Marquez Jatuh

"Ini sama di MotoGP, jika Anda punya lawan pada perebutan gelar juara, normal terdapat ketegangan seperti itu karena Anda bersaing untuk menjadi juara dunia,” paparnya.

"Itu karena dua pembalap mengejar tujuan yang sama dan keduanya ingin menjadi juara. Sekarang, hubungan saya dengan Valentino bagus, itu adalah hubungan profesional dan itu tak masalah," jelasnya.

Marquez saat ini sedang menduduki peringkat pertama di klasemen sementara MotoGP 2019 dengan raihan 70 poin. Sementara itu, Valentino Rossi berada di peringkat empat dengan selisih sembilan poin dari pembalap berusia 26 tahun tersebut.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Willa Wildayanti
Category
Olahraga

Berita Terkait: