Forgot Password Register

Headlines

Penyerang Anggota Polisi di Penjaringan Diduga Alami Depresi

Penyerang Anggota Polisi di Penjaringan Diduga Alami Depresi (Ilustrasi garis polisi (Pantau.com / Fery Heryadi)

Pantau.com - Sosok Rohandi yang merupakan pelaku penyerangan seorang anggota polisi di Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, diduga mengalami gangguan kejiwaan atau depresi. 

"Iya betul (dugaan mengalami depresi)," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Reza Arif Dewanto saat dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Baca juga: Ngamuk Tanpa Alasan Jelas, Seorang Pria Bacok Anggota Polisi

Namun, saat disinggung mengenai faktor yang menjadi penyebab Rohandi mengalami depresi, Reza belum dapat memastikan hal itu. 

Sebab, saat ini pihaknya baru berencana untuk melakukan tes kejiwaan untuk memastikan dugaan Rohendi mengidap gangguan jiwa. 

"Iya, proses itu tetap dijalani juga, untuk diperiksa kesehatan jiwa," ucap Reza.

Terpisah, Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar menambahkan bahwa dari pemeriksaan dan penyelidikan yang telah dilakukan, sosok Rohandi mengalami depresi lantaran telah putus asa dengan penyakit yang dideritanya.

"Yang nyerang orang yang sedang depresi, karena operasi getah bening tidak sembuh dan (dia) tidak bekerja," ucap Rachmat.

Baca juga: Ini Kronologi Pembacokan Polisi oleh Seorang Pria di Polsek Penjaringan

Selain itu, terkait ucapan dari Rohandi yang sempat menyebut takbir saat melakukan penyerangan di kantor polisi itu, Rachmat menyebut hal itu dilakukannya secara refleks dan untuk menghilangkan rasa takutnya.

"Karena reflek saja (teriak Allahu Akbar) supaya menghilangkan rasa takut sebelum polisi nembak dia. Dia bawa parang juga untuk nakut-nakuti petugas. Karena, yang dikejar oleh pelaku anggota yang bawa senjata, anggota yang tidak bawa senjata dilewati sama dia," papar Rachmat

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial R, nekat menyerang anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Penjaringan, Jakarta Utara, tanpa alasan yang jelas. Aksi penyerangan dengan mengunakan golok itu terjadi pada Jumat, (9/11/2018) dini hari tadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan adanya penyerangan itu. Namun, ia belum menjelaskan secara merinci terkait kronologi penyerangan yang menyebabkan seorang polisi mengalami luka ringan.

"Iya betul (terjadi penyerangan)," ucap Argo saat dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Share :
Komentar :

Terkait

Read More